Pertamina Tambah Pasokan LPG Tiga Kilogram di Empat Kabupaten Sulsel

  • 31 Jul 2026 14:16 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makasar - Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram di empat kabupaten di Sulawesi Selatan sebagai langkah menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Penambahan pasokan dilakukan di Kabupaten Bone, Sidenreng Rappang (Sidrap), Soppeng, dan Wajo, Jumat, 31 Juli 2026.

Kebijakan tersebut diambil setelah hasil monitoring menunjukkan adanya peningkatan kebutuhan LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah yang dipicu meningkatnya aktivitas sektor pertanian pada musim kemarau.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina melakukan extra dropping LPG 3 kilogram sebesar 34 persen dari rata-rata penyaluran harian di empat kabupaten tersebut. Distribusi tambahan itu juga akan dipantau secara intensif selama sepekan untuk memastikan pasokan tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran.

Sales Branch Manager VI Gas Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Wahyu Purwatmo Budi Utomo, mengatakan peningkatan kebutuhan LPG subsidi di Kabupaten Bone dipengaruhi aktivitas pertanian yang semakin meningkat.

"Berdasarkan pemantauan kami, kebutuhan LPG 3 kg di Kabupaten Bone mengalami peningkatan seiring meningkatnya aktivitas sektor pertanian. Untuk menjaga ketersediaan stok bagi masyarakat yang berhak, hari ini Pertamina telah melakukan extra dropping sebesar 34% dari rerata penyaluran harian di Kabupaten Bone. Kami juga akan terus melakukan monitoring bersama agen dan pangkalan selama satu minggu ke depan agar tambahan pasokan tersebut tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran," ujar Wahyu.

Sementara itu, Sales Branch Manager VII Gas Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, mengatakan tambahan pasokan juga disalurkan ke wilayah Sidrap, Soppeng, dan Wajo sesuai hasil pemantauan kebutuhan di lapangan.

"Pertamina hari ini telah melaksanakan extra dropping LPG 3 kg di wilayah Sidrap, Soppeng, dan Wajo sebagai upaya memperkuat ketersediaan stok di wilayah yang mengalami peningkatan kebutuhan. Kami juga akan memastikan distribusi tambahan pasokan berjalan lancar, kebutuhan masyarakat yang berhak terpenuhi, serta kondisi stok di lapangan tetap terjaga," kata Mulian.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan dan tetap membeli LPG subsidi di pangkalan resmi.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena Pertamina terus melakukan optimalisasi penyaluran LPG 3 kg sesuai kebutuhan di lapangan. Masyarakat juga diharapkan membeli LPG subsidi melalui pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah," ujar Lilik.

Ia juga mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan barang bersubsidi yang hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak sesuai ketentuan pemerintah. Untuk sektor pertanian, penggunaannya hanya diperbolehkan bagi petani yang telah terdaftar dalam Daftar Penerima Paket Perdana (DP3) Kementerian ESDM.

Pertamina menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Hiswana Migas, agen, dan pangkalan resmi guna memastikan distribusi LPG 3 kilogram tetap lancar serta kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Selatan terpenuhi. Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi Pertamina Customer Solution (PCS) 135.(**)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....