Mahasiswa KKN-T Zero Waste Unhas Serahkan 14 Komposter di Sudiang Raya
- 30 Jul 2026 13:23 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Zero Waste Universitas Hasanuddin Kelurahan Sudiang Raya menghadirkan 14 unit komposter sebagai sarana percontohan pengelolaan sampah organik bagi masyarakat di 11 RW Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Rabu, 29 Juli 2026.
Pembuatan komposter tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN-T Zero Waste Universitas Hasanuddin sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah organik berbasis sumber. Program ini juga sejalan dengan kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah melalui pemilahan.
Sebanyak 14 unit komposter disiapkan sebagai media edukasi sekaligus sarana percontohan bagi masyarakat. Melalui program ini, warga diharapkan mampu mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos sehingga dapat mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir (TPA).
Penyerahan komposter dilaksanakan di Kantor Kelurahan Sudiang Raya. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Sudiang Raya Muhammad Hari, Ketua RW 01, Ketua RT 04, serta mahasiswa KKN-T Zero Waste Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam mendorong penerapan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kesadaran warga untuk mengelola sampah sejak dari sumbernya.
Koordinator mahasiswa KKN-T Zero Waste Universitas Hasanuddin, Muh. Ilham Bintang Symar, mengatakan komposter yang diserahkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengolahan sampah organik, tetapi juga sebagai media edukasi yang dapat direplikasi oleh masyarakat di setiap RW.
"Komposter ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk mulai mengelola sampah organik dari rumah tangga. Selain mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, pengolahan sampah organik menjadi kompos juga dapat memberikan manfaat bagi lingkungan," ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat untuk memilah dan mengolah sampah sejak dari sumbernya. Dengan keterlibatan aktif masyarakat, upaya pengurangan sampah organik di tingkat kelurahan diharapkan dapat mendukung terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kota Makassar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....