Munafri Minta BAMAGNAS Siapkan Tempat Sampah Terpilah di Gereja
- 29 Jul 2026 15:49 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengajak Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) mengambil peran dalam mendukung gerakan pemilahan sampah di Kota Makassar. Ajakan tersebut disampaikan saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BAMAGNAS yang berlangsung di Travellers Hotel Phinisi Makassar, Rabu, 29 Juli 2026.
Ajakan juga sebagai bagian dari kolaborasi pemerintah dengan organisasi keagamaan untuk mengatasi persoalan sampah. Menurut Appi sapaan akrabnya, gereja memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat karena pesan yang disampaikan para pendeta dinilai lebih mudah diterima dan diterapkan oleh jemaat dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya ingin mengajak para pendeta yang ada di sini untuk menyampaikan pesan ini ke jemaatnya. Soal apa itu? Ya soal sampah. Kenapa saya berbicara soal sampah di forum Rakernas BAMAGNAS ini, karena kalau saya bicara di gereja, hari ini pendeta bicara, 10 menit kemudian jemaat sudah ikut," kata Munafri.
Ia menjelaskan keterlibatan gereja dibutuhkan mengingat Kota Makassar masih menghadapi persoalan serius dalam pengelolaan sampah. Produksi sampah mencapai sekitar 1.100 ton per hari dan selama ini seluruhnya dibuang ke tempat pembuangan akhir tanpa melalui proses pemilahan sehingga memperburuk kondisi TPA.
Karena itu, Pemerintah Kota Makassar tidak hanya melakukan pembenahan sistem pengelolaan TPA menjadi sanitary landfill, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat melalui kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah dan lingkungan tempat ibadah.
Munafri berharap gereja-gereja yang berada di bawah naungan BAMAGNAS dapat menjadi contoh dalam penerapan pengelolaan sampah dengan menyediakan fasilitas pemilahan di lingkungan gereja. "Kami berharap kegiatan ini bukan hanya sampai di pemerintah dan masyarakat, tetapi juga gereja-gereja di Makassar bisa mendukung. Minimal gereja yang ada di bawah BAMAGNAS punya tiga tempat sampah, yaitu tempat sampah organik, tempat sampah nonorganik, dan tempat sampah limbah. Tolong juga disampaikan kepada jemaat agar di rumah cukup menyiapkan dua ember untuk memisahkan sampah organik dan nonorganik," ujarnya.
Selain mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, Munafri mengatakan pemilahan sampah juga memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Sampah nonorganik dapat disalurkan ke bank sampah karena memiliki nilai jual, sedangkan sampah organik dapat diolah menjadi kompos untuk mendukung kegiatan pertanian maupun urban farming.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....