Gubernur Sulsel Mulai Rehabilitasi Irigasi Balombong Toraja Utara
- 26 Jul 2026 20:26 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Toraja - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, memulai pembangunan rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Balombong melalui prosesi peletakan batu pertama. Kegiatan tersebut berlangsung di Lembang Bori' Lombongan, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara. Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat infrastruktur pertanian di wilayah tersebut.
Prosesi ground breaking turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi. Hadir pula Bupati Tana Toraja Frederik Victor Palimbong bersama Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi. Kehadiran para pejabat itu menunjukkan dukungan terhadap percepatan pembangunan sektor irigasi.
Rehabilitasi DI Balombong masuk dalam Paket 4 Multiyears Project (MYP) rehabilitasi daerah irigasi. Program tersebut mencakup delapan daerah irigasi yang tersebar di Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan anggaran sebesar Rp120 miliar untuk keseluruhan paket pekerjaan.
Secara khusus, proyek rehabilitasi DI Balombong memperoleh alokasi dana sebesar Rp24,6 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk memperbaiki jaringan irigasi agar kembali berfungsi secara optimal. Pemerintah berharap proyek ini dapat mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Andi Sudirman Sulaiman mengatakan kondisi layanan irigasi saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan lahan pertanian. Menurutnya, kapasitas layanan yang tersedia baru mencapai sekitar 16 persen dari luas desain yang telah direncanakan. Karena itu, rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan kinerja jaringan irigasi.
Ia menjelaskan luas layanan irigasi yang dirancang mencapai 1.040 hektare. Namun, jaringan yang ada saat ini baru mampu mengairi sebagian kecil dari total kawasan tersebut. Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas layanan hingga sekitar 80 persen setelah rehabilitasi selesai.
"Desainnya mencapai 1.040 hektare, tetapi sekarang kapasitasnya baru sekitar 16 persen. Setelah rehabilitasi selesai, kami menargetkan kapasitas layanan meningkat menjadi 80 persen. Dengan begitu, sekitar 800 hektare lahan dapat kembali memperoleh pasokan air irigasi," kata Andi Sudirman, Minggu 26 Juli 2026.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan optimistis rehabilitasi DI Balombong akan memberikan dampak positif bagi sektor pertanian di Toraja Utara. Peningkatan layanan irigasi diharapkan mampu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian secara berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....