Camat Panakkukang Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah
- 26 Jul 2026 17:32 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kecamatan Panakkukang terus mengintensifkan sosialisasi pemilahan sampah kepada masyarakat menjelang penerapan kebijakan baru Pemerintah Kota Makassar yang mulai berlaku pada 1 Agustus. Kebijakan tersebut mengharuskan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang hanya menerima sampah residu.
Camat Panakkukang, Syahril, mengatakan pihaknya mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassar dengan menggerakkan seluruh perangkat kecamatan hingga tingkat RT/RW untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. "Kami dari Pemerintah Kecamatan Panakkukang mendukung penuh program Pemkot Makassar yang menginstruksikan kepada kami untuk melakukan pemilahan sampah dan meneruskannya kepada seluruh warga di Kecamatan Panakkukang. Sosialisasi sudah kami lakukan mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan hingga RT/RW, dan kami berharap seluruh tokoh masyarakat ikut berpartisipasi menyampaikan pentingnya pemilahan sampah kepada warga," kata Syahril, Minggu 26 Juli 2026.
Selain sosialisasi, pemerintah kecamatan juga telah menyiapkan berbagai langkah pendukung dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Sejumlah fasilitas seperti TPS3R, teba komposter, rumah maggot, serta penguatan peran petugas kebersihan dan kader lingkungan telah dipersiapkan.
Syahril menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir dengan adanya pembatasan penerimaan sampah di TPA Antang. Menurutnya, jika sampah dipilah sejak dari rumah, pengelolaannya akan lebih mudah dan jumlah sampah residu yang dikirim ke TPA dapat dikurangi secara signifikan.
Ia mengakui kesadaran masyarakat terhadap pemilahan sampah mulai mengalami peningkatan, namun belum sepenuhnya menjadi kebiasaan sehari-hari. Karena itu, pemerintah kecamatan akan terus memperluas edukasi hingga ke lingkungan terkecil.
"Ini merupakan gerakan untuk mengubah budaya masyarakat. Sosialisasi sudah sampai ke tingkat RT dan RW, namun kami masih membutuhkan peran aktif mereka agar seluruh warga benar-benar menerapkan pemilahan sampah. Memang sudah ada perkembangan kesadaran masyarakat, tetapi belum semua melakukannya," ujarnya.
Syahril berharap kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, RT/RW, kader lingkungan, dan warga dapat mempercepat perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah. Dengan demikian, penerapan kebijakan baru di TPA Antang dapat berjalan efektif sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....