Program Nasional Bergulir, Tiga Kampung Nelayan Merah Putih Dibangun di Maros

  • 23 Jul 2026 15:08 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Maros- Pemerintah Kabupaten Maros bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai membangun tiga Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Pembangunan tersebut ditandai dengan serah terima lokasi dan peletakan batu pertama pada Rabu, 22 Juli 2026.

Dua lokasi pembangunan kampung nelayan penyangga berada di Desa Borimasunggu, Kecamatan Maros Baru, dan Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa. Sementara satu kampung nelayan utama akan dibangun di kawasan Kuri, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu.

Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bagian dari program nasional yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir.

"Alhamdulillah, hari ini sudah dilakukan serah terima lokasi dari KKP kepada pelaksana. Pekerjaan sudah mulai berjalan di Desa Borimasunggu dan Desa Pajukukang. Tahun ini kita bisa menghadirkan Kampung Nelayan Merah Putih di Maros. Ini merupakan program nasional pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan," ujar Chaidir.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Maros mengusulkan lima lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Dari usulan tersebut, KKP menyetujui tiga lokasi yang terdiri atas satu kampung nelayan utama dan dua kampung nelayan penyangga.

Untuk masing-masing kampung nelayan penyangga, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,5 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan.

Fasilitas yang disiapkan antara lain shelter pendaratan ikan, pondasi pabrik es portabel, bangunan perbekalan nelayan, sumur bor, serta sarana pendukung lainnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Thariq Haerul, mengatakan konsep Kampung Nelayan Merah Putih diarahkan untuk menciptakan kawasan nelayan yang modern dan tertata. Khusus untuk kampung nelayan penyangga, fasilitas yang disiapkan di antaranya shelter pendaratan ikan, pabrik es portabel, serta sarana air bersih. Pembangunan ditargetkan rampung dalam waktu 135 hari.

Pemerintah Kabupaten Maros berharap kehadiran Kampung Nelayan Merah Putih dapat meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperbaiki efisiensi distribusi hasil tangkapan. Pengelolaan fasilitas melalui koperasi nelayan juga diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi hasil tangkapan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir.

Dengan hadirnya kawasan nelayan yang lebih modern dan didukung fasilitas yang memadai, program ini diharapkan menjadi langkah baru dalam memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Maros.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....