Pelaku Katering Keluhkan Lonjakan Harga Pangan setelah Dapur MBG Kembali Buka
- 21 Jul 2026 09:27 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Kembalinya operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut berdampak pada kenaikan harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional. Kondisi tersebut dikeluhkan pelaku usaha katering karena mempengaruhi biaya produksi.
Owner Catering Wangi Rempah, Wahyu, mengatakan dirinya merasakan langsung lonjakan harga sejumlah komoditas seperti cabai, ayam, dan telur setelah dapur MBG kembali beroperasi. Ia mengaku hampir setiap hari berbelanja langsung ke Pasar Terong dan Pasar Kalimbu sehingga dapat memantau perubahan harga.
"Memang tidak bisa dipungkiri saat dapur MBG tutup harga bahan baku di pasar kembali murah. Tapi waktu beroperasi lagi, harga ayam langsung naik, harga cabai juga naik. Dampaknya sangat terasa bagi kami karena anggaran sudah dikontrak dalam satu tahun dan kami tidak bisa memprediksi harga bahan pokok," kata Wahyu.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat margin keuntungan pelaku usaha semakin menipis. Sebab harga bahan baku yang mengalami lonjakan.
Wahyu mencontohkan harga cabai yang sempat berada di kisaran Rp14 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram saat dapur MBG tidak beroperasi. Namun setelah program kembali berjalan, harga cabai melonjak menjadi Rp42 ribu hingga Rp52 ribu per kilogram.
Hal serupa terjadi pada harga ayam yang sebelumnya dibeli sekitar Rp27 ribu per kilogram, kemudian naik menjadi Rp46 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram. Sementara harga telur yang semula sekitar Rp30 ribu per rak meningkat hingga Rp60 ribu per rak.
"Jadi MBG bukan menghidupkan UMKM, tapi justru mematikan UMKM. Kami pelaku usaha kuliner yang langsung bersentuhan dengan konsumen sangat merasakan dampaknya karena harga bahan baku naik sementara harga jual tidak bisa serta-merta ikut naik," ujarnya.
Ia berharap pemerintah dapat mengevaluasi dampak operasional dapur MBG terhadap stabilitas harga bahan pangan di pasar agar pelaku UMKM kuliner tetap dapat menjalankan usahanya secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....