Sekolah Rakyat Sudiang Resmi Gelar MPLS, Wagub Sulsel Dorong Siswa Raih Prestasi
- 16 Jul 2026 19:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Sudiang, Makassar, resmi dimulai. Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah berasrama sekaligus mengenal berbagai fasilitas pendidikan yang telah disiapkan pemerintah.
Pelaksanaan MPLS turut ditinjau oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi. Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi kelengkapan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat Sudiang yang dinilai mampu mendukung proses belajar mengajar secara optimal.
Menurut Fatmawati, sekolah tersebut tidak hanya dilengkapi ruang kelas yang representatif, tetapi juga memiliki masjid, kantin, ruang guru, hingga fasilitas penginapan bagi orang tua yang datang menjenguk anak-anak mereka.
"Fasilitas yang tersedia sangat lengkap dan nyaman. Ini menjadi modal penting agar para siswa dapat belajar dengan tenang dan fokus meraih cita-cita," ujarnya, Rabu, 15 Juli 2026.
Fatmawati menjelaskan, pada tahun 2026 Sulawesi Selatan mendapatkan sembilan Sekolah Rakyat yang tersebar di sejumlah daerah. Pemerintah pusat bahkan menargetkan penambahan enam sekolah lagi pada tahun 2027. Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyatakan siap memfasilitasi penyediaan lahan bagi kabupaten dan kota yang masih membutuhkan pembangunan Sekolah Rakyat.
Ia berharap seluruh siswa memanfaatkan kesempatan yang diberikan pemerintah dengan belajar sungguh-sungguh. Menurutnya, berbagai fasilitas yang telah disediakan merupakan bentuk komitmen negara dalam membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Program Sekolah Rakyat juga mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa. Salah satunya Walkadri Basri yang mengaku bersyukur anaknya berhasil diterima di Sekolah Rakyat Sudiang.
"Meski harus tinggal di asrama, ia menilai sistem tersebut justru akan membentuk karakter anak menjadi lebih mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab" ucapnya.
"Kesempatan memperoleh pendidikan dengan fasilitas lengkap merupakan peluang yang tidak mudah didapatkan dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya" tambahnya dengan bangga.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta didik baru. Muhammad Akri, salah seorang siswa jenjang SMP, mengaku senang mengikuti hari pertama MPLS.
Selain mendapatkan banyak teman baru, ia juga merasa nyaman dengan lingkungan sekolah yang telah disiapkan. Akri bahkan telah memiliki cita-cita menjadi anggota TNI dan berharap pendidikan di Sekolah Rakyat dapat membantunya mewujudkan impian tersebut.
Selama MPLS, para siswa diperkenalkan dengan tata tertib sekolah, kehidupan di asrama, budaya belajar, hingga berbagai fasilitas yang akan mereka gunakan selama menempuh pendidikan. Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan konsep sekolah berasrama dan dukungan fasilitas yang memadai, program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Selain meningkatkan kualitas pendidikan, Sekolah Rakyat juga diproyeksikan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju terwujudnya
Dengan dimulainya MPLS di Sekolah Rakyat Sudiang, para siswa kini memasuki babak baru perjalanan pendidikan mereka. Pemerintah berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mengembangkan potensi, membangun karakter, dan meraih masa depan yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....