Makassar Dapat 30 Kuota Revitalisasi Sekolah, Disdik Dorong Sekolah di Kepulauan

  • 09 Jul 2026 13:35 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pemerintah Kota Makassar memperoleh alokasi 30 sekolah penerima program revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2026. Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, berharap sekolah-sekolah di wilayah kepulauan Kecamatan Sangkarrang menjadi prioritas pada tahap selanjutnya. Hal tersebut disampaikan Achi saat mendampingi Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, dalam peletakan batu pertama pembangunan revitalisasi SD Muhammadiyah Mimbar Baru di Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Rabu, 8 Juli 2026.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Moch. Salim Somad, mengatakan revitalisasi sekolah merupakan program prioritas pemerintah untuk memperbaiki gedung sekolah yang mengalami kerusakan berat sehingga peserta didik dapat belajar dengan aman dan nyaman. "Revitalisasi sekolah ini merupakan program prioritas Bapak Presiden untuk perbaikan gedung sekolah. Sekolah-sekolah dengan kategori rusak berat menjadi prioritas utama yang kami perbaiki," ujarnya.

Salim menjelaskan, Kemendikdasmen saat ini menjalankan dua program utama, yakni revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan serta digitalisasi pembelajaran. Menurutnya, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan secara akurat terhadap kondisi sekolah agar usulan revitalisasi benar-benar menyasar sekolah dengan tingkat kerusakan paling tinggi. Pada tahun ini, Pemerintah Kota Makassar mengusulkan 79 sekolah untuk mendapatkan bantuan revitalisasi. Dari jumlah tersebut, awalnya Makassar memperoleh alokasi 11 sekolah dan kemudian bertambah menjadi 30 sekolah penerima program.

"Alhamdulillah, dari 79 sekolah yang diusulkan, sudah sekitar 30 sekolah yang masuk. Ini capaian yang sangat baik," kata Salim.

Ia menyebut tambahan kuota masih berpeluang diperoleh melalui tahap berikutnya, terutama setelah pemerintah mendapatkan tambahan anggaran melalui APBN Perubahan. Secara nasional, dari sekitar 30.400 usulan sekolah dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp40 triliun, pemerintah menyetujui revitalisasi sekitar 15.100 sekolah dengan total anggaran sekitar Rp15 triliun. Salim juga meminta Dinas Pendidikan Kota Makassar mengawal proses administrasi terhadap 19 sekolah yang masuk tahap pertama agar seluruh persyaratan, termasuk dokumen dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), dapat diselesaikan sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dijadwalkan berlangsung pada 16–20 Juli 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengusulkan agar program revitalisasi berikutnya memberikan perhatian khusus kepada sekolah-sekolah di wilayah kepulauan Kecamatan Sangkarrang. "Harapan kami, sekolah-sekolah yang berada di wilayah kepulauan Kecamatan Sangkarrang dapat menjadi prioritas dalam program revitalisasi," ujar Achi.

Menurutnya, sekolah-sekolah di pulau masih membutuhkan perhatian lebih, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan. Dengan demikian, anak-anak di wilayah kepulauan dapat memperoleh fasilitas belajar yang layak dan setara dengan sekolah di daratan. "Dengan begitu, anak-anak di pulau juga memperoleh fasilitas belajar yang layak dan setara dengan sekolah di daratan," tutup Achi Soleman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....