Majelis Taklim Jadi Kunci Bangun Peradaban, Ini Pesan Kemenag Bone
- 06 Jul 2026 19:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Bone – Semangat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah terasa begitu kental dalam pelaksanaan Gema Muharram yang digelar di Aula Utama IAIN Bone. Kegiatan yang mempertemukan ratusan peserta dari berbagai wilayah itu menjadi ajang memperkuat syiar Islam sekaligus menegaskan besarnya peran Majelis Taklim dalam membangun kehidupan masyarakat.
Acara bertema "Dalam Harmoni Shalawat, Kita Eratkan Ukhuwah dan Menyambut Muharram Penuh Berkah" ini diselenggarakan melalui kolaborasi Majelis Taklim Asmaul Husna NU Kabupaten Bone, Dharma Wanita Persatuan IAIN Bone, dan Fatayat NU Kabupaten Bone. Sinergi antarlembaga tersebut dinilai menjadi contoh nyata bagaimana Majelis Taklim mampu menghadirkan ruang kebersamaan yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dalam menyambut datangnya Muharram.
| Baca juga: Pemprov Sulsel Gencarkan Aksi Stop Stunting |
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, Dr. H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag., yang hadir sekaligus membuka kegiatan, mengatakan bahwa keberadaan Majelis Taklim memiliki fungsi yang jauh melampaui kegiatan keagamaan semata. "Kelompok majelis taklim memiliki peran penting khususnya pembinaan keluarga. Yang merupakan unit dan kelompok sosial terkecil dalam masyarakat yang menjadi fondasi dasar bagi peradaban," ujar Ahmad Yani, dalam keterangan tertulisnya, Senin 6 Juli 2026.
Menurut Ahmad Yani, keluarga merupakan tempat pertama lahirnya pendidikan karakter, akhlak, serta nilai-nilai keagamaan yang akan membentuk kualitas generasi mendatang. "Sebagai miniatur masyarakat, segala nilai, moral, dan karakter yang terbentuk di dalam lingkungan rumah tangga akan menjadi cerminan dan representasi kualitas bangsa dan negara secara keseluruhan," katanya.
Ia menambahkan, penguatan peran Majelis Taklim menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang harmonis di tengah berbagai tantangan sosial saat ini. Menurutnya, pembinaan keluarga melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan akan melahirkan lingkungan yang lebih religius, toleran, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Selain menjadi ajang perlombaan shalawat, Gema Muharram 1448 Hijriah juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah antarkelompok majelis taklim dari seluruh Kabupaten Bone. Ahmad Yani mengapresiasi kolaborasi organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan yang dinilai mampu memperkuat semangat persatuan. "Kegiatan seperti ini menjadi media mempererat ukhuwah sekaligus melestarikan syiar Islam melalui lantunan shalawat," ungkapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor I IAIN Bone, Ketua PCNU Kabupaten Bone, Camat Palakka, para Kepala KUA, Ketua Fatayat NU Kabupaten Bone, serta ratusan peserta lomba shalawat yang berasal dari Majelis Taklim mewakili 27 kecamatan di Kabupaten Bone. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan tingginya antusiasme dalam menyambut Tahun Baru Islam melalui kegiatan yang bernilai edukatif dan religius.
Suasana pembukaan Gema Muharram berlangsung meriah namun tetap khidmat dengan lantunan shalawat yang menggema sepanjang acara. Melalui kegiatan ini, Majelis Taklim diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat pembinaan keluarga, menjaga nilai-nilai keislaman, serta mempererat persatuan masyarakat sebagai modal penting menuju kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....