MAN 3 Makassar Cetak Rekor Muri hingga Raih Dua Gelar Juara Dunia

  • 02 Jul 2026 09:00 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Nama MAN 3 Kota Makassar kembali mencuri perhatian. Bukan hanya karena prestasi akademik, madrasah ini berhasil mencatatkan sejarah lewat gerakan peduli lingkungan sekaligus mengukir prestasi di panggung internasional. Dua kabar membanggakan dibawa Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, saat melakukan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid.

Dalam pertemuan tersebut, Zulfikah melaporkan keberhasilan MAN 3 Makassar meraih Rekor MURI melalui program penanaman 1.000 pohon palem dalam sehari. Program ini menjadi bagian dari gerakan madrasah ekoteologi, yakni upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata.

“Ini bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi bagaimana membangun kesadaran seluruh warga madrasah untuk mencintai bumi. Penanaman dilakukan secara bersama-sama oleh siswa, guru, dan seluruh keluarga besar MAN 3 Makassar,” ujar Zulfikah, Rabu 1 Juli 2026.

Perjalanan menuju Rekor MURI tersebut tidak instan. Setelah melalui proses verifikasi dan pembuktian dari tim MURI selama kurang lebih enam bulan, MAN 3 Makassar akhirnya resmi menerima piagam dan medali penghargaan pada 23 Juni 2026.

Capaian tersebut menjadikan MAN 3 Makassar sebagai salah satu madrasah piloting ekoteologi di Sulawesi Selatan. Program ini ke depan akan terus dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai madrasah lainnya.

“Kalau kita membangun sinergitas, energinya akan semakin besar. Cukup satu visi, bagaimana bersama-sama membesarkan madrasah,” kata Zulfikah.

Tak berhenti di bidang lingkungan, MAN 3 Makassar kembali mengharumkan nama Indonesia melalui Tim Robotiknya. Enam siswa bersama dua guru pembina berhasil membawa pulang dua gelar juara dunia dari ajang robotik internasional di Malaysia dan Singapura.

Kepulangan para juara ini disambut langsung Kepala MAN 3 Makassar bersama jajaran wakil kepala madrasah di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Selasa 30 Juni 2026.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, mengapresiasi berbagai inovasi yang lahir dari MAN 3 Makassar. Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu menjadi pusat kreativitas, inovasi, dan pengembangan talenta peserta didik.

“Semua ini diawali dari niat baik, kemudian usaha, kerja keras, dan tawakal. Ketika ada inovasi dan kreativitas yang membawa manfaat bagi madrasah, tentu akan kita dukung,” tegasnya.

Ali Yafid juga mendorong agar gerakan madrasah ekoteologi terus diperluas. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi bagian dari karakter peserta didik.

“Program ini sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam membangun madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan,” ujarnya.

Dengan Rekor MURI ekoteologi dan dua gelar juara dunia robotik, MAN 3 Kota Makassar membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang peduli bumi, kreatif, dan siap bersaing di tingkat dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....