HARGANAS 2026, Ayah Wajib Hadir Sebagai Mitra Ibu dalam Pengasuhan Anak
- 29 Jun 2026 21:47 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar – Momentum Peringatan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) 2026 menjadi pengingat penting bahwa keberhasilan tumbuh kembang anak tidak hanya bergantung pada peran ibu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seorang ayah. Hal tersebut menjadi pembahasan dalam Program Pengarusutamaan Gender PRO1 RRI Makassar edisi Senin, 29 Juni 2026, yang dipandu Arfan Yusri dengan menghadirkan narasumber Rusdin Tompo, Pegiat Literasi, Penulis Isu Media dan Anak, sekaligus Koordinator SATUPENA Sulawesi Selatan, yang bergabung melalui sambungan telepon.
Dalam dialog tersebut, Rusdin Tompo menegaskan bahwa tema HARGANAS tahun ini menjadi momentum untuk mengubah cara pandang masyarakat mengenai pola pengasuhan di dalam keluarga. Menurutnya, selama ini tanggung jawab mengasuh anak masih kerap dianggap sebagai tugas utama ibu, padahal pengasuhan merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Kehadiran ayah dalam kehidupan anak menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, rasa aman, dan perkembangan emosional anak.
"Ayah tidak cukup hanya hadir sebagai pencari nafkah. Anak membutuhkan kehadiran ayah secara emosional, melalui komunikasi, perhatian, pendampingan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Ayah adalah mitra ibu dalam menjalankan fungsi pengasuhan," ujar Rusdin Tompo.
Rusdin menjelaskan bahwa keterlibatan ayah sejak masa kehamilan, kelahiran, hingga proses tumbuh kembang anak terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan psikologis maupun sosial anak. Anak yang memperoleh perhatian dari kedua orang tuanya cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih baik, kemampuan berkomunikasi yang lebih sehat, serta lebih mudah membangun hubungan sosial dengan lingkungan sekitarnya.
Ia juga menyoroti masih adanya budaya patriarki yang membuat sebagian ayah merasa cukup memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga tanpa terlibat dalam aktivitas pengasuhan sehari-hari. Padahal, menurutnya, perubahan sosial saat ini menuntut adanya pembagian peran yang lebih setara dalam keluarga agar beban pengasuhan tidak hanya dipikul oleh ibu seorang diri."Pengasuhan adalah kerja sama. Ketika ayah dan ibu saling mendukung, anak akan tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara fisik maupun mental. Kehadiran ayah bukan membantu ibu, tetapi memang merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai orang tua," jelasnya.
Lebih lanjut, Rusdin menilai bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak dalam mempelajari nilai-nilai kehidupan. Sikap saling menghormati, berbagi tanggung jawab, serta komunikasi yang hangat antara ayah dan ibu akan menjadi contoh nyata yang ditiru anak dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, ia mengajak para ayah untuk meluangkan waktu berkualitas bersama anak meskipun memiliki kesibukan pekerjaan.
Dalam kesempatan tersebut, Rusdin juga mengingatkan pentingnya membangun budaya literasi di lingkungan keluarga. Orang tua, terutama ayah, diharapkan tidak hanya mendampingi anak belajar, tetapi juga membiasakan aktivitas membaca, berdiskusi, serta memberikan ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapatnya. Kebiasaan sederhana ini diyakini mampu memperkuat ikatan emosional dalam keluarga sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak.
"Anak belajar bukan hanya dari apa yang kita ucapkan, tetapi terutama dari apa yang mereka lihat setiap hari. Ketika ayah hadir, mau mendengar, membaca bersama, dan berdialog dengan anak, sesungguhnya ia sedang menanamkan fondasi karakter yang akan dibawa anak hingga dewasa," ungkap Rusdin.
Menutup dialog, Rusdin Tompo mengajak seluruh keluarga Indonesia menjadikan peringatan HARGANAS 2026 sebagai momentum memperkuat kolaborasi dalam pengasuhan anak. Ia berpesan agar para ayah tidak ragu meluangkan waktu untuk hadir mendampingi tumbuh kembang anak, karena kehadiran tersebut akan menjadi investasi berharga bagi masa depan keluarga dan bangsa. "Anak tidak akan selalu mengingat apa yang kita berikan secara materi, tetapi mereka akan selalu mengingat waktu, perhatian, dan kasih sayang yang kita hadirkan. Jadilah ayah yang hadir, menjadi sahabat bagi anak, dan berjalan berdampingan dengan ibu untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia," pungkas Rusdin Tompo.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....