Pesparawi Nasional XIV Jadi Panggung Persaudaraan, Kemenag Sulsel Turun Langsung
- 22 Jun 2026 09:11 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Manokwari - Keberangkatan kontingen Sulawesi Selatan menuju Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, tidak sekadar membawa ambisi meraih prestasi. Di balik perjalanan menuju panggung nasional itu, terselip misi yang lebih besar: merawat kerukunan, memperkuat moderasi beragama, serta meneguhkan persaudaraan dalam bingkai kebhinekaan Indonesia.
Komitmen tersebut ditunjukkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan dengan mengirimkan sejumlah pejabatnya ke Manokwari untuk memberikan dukungan langsung kepada para duta suara Sulsel yang akan berlaga pada ajang nasional tersebut. Rombongan bertolak pada Sabtu dini hari 20 Juni 2026 bersama peserta asal Kabupaten Luwu Timur yang menjadi bagian dari kontingen Sulawesi Selatan.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Sulsel, H. Aminuddin, yang mewakili Kepala Kantor Wilayah, menegaskan bahwa kehadiran jajaran Kementerian Agama bukan sekadar bentuk seremonial, melainkan wujud dukungan moril sekaligus komitmen dalam mendampingi perjuangan para peserta membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional. “Kementerian Agama Sulawesi Selatan mendukung penuh keikutsertaan kontingen Sulsel pada Pesparawi Nasional. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga kekompakan, serta membawa nama baik daerah dan Sulawesi Selatan di tingkat nasional,” ujar Aminuddin.
Menurutnya, Pesparawi bukan hanya arena perlombaan seni suara gerejawi, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan yang mempererat persaudaraan antarumat, memperkokoh nilai toleransi, serta memperdalam penghayatan nilai-nilai keagamaan melalui seni dan budaya. Karena itu, ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan memberikan pengalaman spiritual sekaligus kebangsaan bagi seluruh peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
Keikutsertaan Sulawesi Selatan dalam Pesparawi Nasional XIV dinilai sejalan dengan semangat Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama. Di tengah keberagaman bangsa, seni paduan suara gerejawi menjadi salah satu media yang mampu menghadirkan harmoni dan membangun jembatan persaudaraan lintas daerah.
Tak heran, dukungan terhadap kontingen Sulsel melibatkan berbagai unsur. Selain Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel, turut mendampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kemenag Sulsel Hj. Saidah Ali Yafid, Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Sulsel Merpati Sampeliling, Kepala Kemenag Kota Makassar H. Muhammad, Kepala Kemenag Kabupaten Maros H. Nur Halik, Kepala Kemenag Kabupaten Luwu Utara H. Rusydi Hasyim, serta Kepala Kemenag Kabupaten Toraja Utara Prety L. Gasong.
Kebersamaan tersebut menunjukkan bahwa Pesparawi telah menjadi agenda bersama yang melibatkan banyak pihak dalam upaya membangun kerukunan dan memperkuat semangat kebangsaan. Selain jajaran Kementerian Agama, keberangkatan kontingen Sulsel juga mendapat perhatian dari berbagai tokoh, di antaranya Ketua PGIW Sulselbara Pdt. Yohanis Metris serta Staf Ahli Gubernur Sulawesi Selatan Bidang Kesejahteraan Rakyat, Dr. Since Erna Lamba.
Dukungan lintas institusi itu menjadi suntikan semangat bagi para peserta yang akan berkompetisi dalam berbagai kategori lomba pada Pesparawi Nasional XIV. Bagi Sulawesi Selatan, ajang yang mempertemukan kontingen dari 38 provinsi ini bukan semata tentang perebutan medali dan gelar juara.
Lebih dari itu, Pesparawi menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan pemersatu bangsa.
Di Kota Injil Manokwari, para duta suara Sulsel membawa dua misi sekaligus: mengukir prestasi di panggung nasional dan menyuarakan pesan damai, toleransi, serta persaudaraan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....