Kodam Hasanuddin Kebut Pembangunan Tiga Puluh Tujuh Jembatan Gantung

  • 31 Jul 2026 05:17 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kodam XIV/Hasanuddin terus mempercepat pembangunan jembatan gantung sebagai bagian dari program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto. Dari target pembangunan 37 unit jembatan gantung di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, sebanyak delapan unit telah rampung, sementara 29 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Program pembangunan jembatan gantung merupakan bagian dari target nasional pembangunan 5.000 jembatan gantung, dengan 2.500 unit ditargetkan selesai pada Agustus 2026. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses transportasi bagi masyarakat di wilayah pelosok yang selama ini masih menghadapi keterbatasan sarana penghubung.

Kepala Pabandya Sterdam XIV/Hasanuddin, Letkol Inf. Muhammad Yamin, S.Ag., M.M., mengatakan proses pembangunan jembatan gantung membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan jembatan beton maupun jembatan Aramco. Hal itu disebabkan material utama yang digunakan berupa kayu harus melalui proses pengeringan untuk menjamin kualitas konstruksi.

"Pembangunan jembatan gantung ada perbedaan pengerjaannya dengan pembanguanan jembatan Aramco dan jembatan beton karena materialnya menggunakan kayu yang membutuhkan pengeringan untuk memastikan kualitasnya mendukung kekuatan jembatan," ujar Letkol Muhammad Yamin, Kamis, 30 Juli 2026.

Meski demikian, pengerjaan terus menunjukkan progres yang signifikan berkat kolaborasi antara prajurit TNI Kodam XIV/Hasanuddin, unsur terkait, dan masyarakat yang bergotong royong di setiap lokasi pembangunan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan.

Menurut Muhammad Yamin, keberadaan jembatan gantung sangat dinantikan masyarakat karena mampu memangkas waktu tempuh yang selama ini harus memutar akibat tidak tersedianya akses penyeberangan yang memadai.

"Kalau sebelumnya warga harus memutar hingga satu jam, sekarang cukup beberapa menit saja untuk mencapai tujuan," katanya.

Selain mempercepat mobilitas masyarakat, jembatan gantung juga memberikan manfaat ekonomi dengan memudahkan petani mengangkut hasil panen, memperlancar akses menuju pasar, serta membuka konektivitas antarwilayah di daerah terpencil. Infrastruktur tersebut juga menjadi solusi bagi masyarakat saat musim hujan ketika debit sungai meningkat dan menghambat aktivitas sehari-hari.

"Dengan adanya jembatan ini, masyarakat tidak lagi bergantung pada kondisi sungai. Anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan aktivitas warga tetap berjalan meski saat musim hujan," jelas Letkol Inf. Muhammad Yamin.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....