Kemenag Sulsel dan IPIM Gandeng Polda Sulsel Perkuat Dakwah dan Stabilitas Sosial

  • 10 Jun 2026 21:26 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Dukungan penuh terhadap pelaksanaan Seminar Nasional, Istigasah, dan Tablig Akbar yang digagas Pengurus Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PW IPIM) Sulawesi Selatan terus mengalir. Menjelang pelaksanaan kegiatan yang akan digelar di Masjid Al Markaz Al Islami Makassar pada Ahad, 14 Juni 2026, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bersama jajaran panitia dan pengurus IPIM Sulsel melakukan audiensi dengan Kapolda Sulsel, Rabu, 10 Juni 2026.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, Kakanwil Kemenag Sulsel yang juga menjabat sebagai Sekretaris PW IPIM Sulsel memaparkan rencana pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian menuju International Grand Imam Conference (IGIC) 2026.

Menurut Ali Yafid, Makassar menjadi kota kedua di Indonesia yang dipercaya menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut setelah pelaksanaan perdana di Masjid Raya Baitul Muttaqien, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian menuju International Grand Imam Conference 2026 atau Konferensi Imam Besar dan Imam Masjid Sedunia yang akan dipusatkan di Masjid Istiqlal Jakarta pada akhir tahun 2026. Konferensi tersebut direncanakan diikuti sekitar 500 imam besar dari berbagai negara," jelas Ali Yafid.

Didampingi Ketua PW IPIM Sulsel KH Maskur Yusuf dan Ketua Panitia H. Abdul Gaffar, Ali Yafid juga menyampaikan harapan agar Kapolda Sulsel dapat hadir langsung pada kegiatan yang rencananya akan dihadiri Menteri Agama RI sekaligus Ketua Umum PP IPIM, KH Nasaruddin Umar. Acara tersebut diperkirakan akan diikuti lebih dari 5.000 peserta dari berbagai daerah.

Gayung pun bersambut. Kapolda Sulsel menyatakan komitmennya untuk hadir sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya kegiatan tersebut.

"Insya Allah kami siap hadir dan mendukung pelaksanaan kegiatan ini, khususnya dalam aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran acara. Kegiatan seperti ini sangat penting karena membawa nilai-nilai kebaikan dan kemaslahatan bagi masyarakat," ujar Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.

Dalam kesempatan itu, Kapolda yang didampingi Dirintelkam Polda Sulsel Kombes Pol Hajat Mabrur Bujangga, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto, serta Dirbinmas Polda Sulsel Kombes Pol Anang Triarsono, juga mengajak IPIM, Kemenag Sulsel, dan UIN Alauddin Makassar untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Selatan.

Ia menilai pendekatan hukum semata tidak cukup untuk menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat saat ini, mulai dari penyalahgunaan narkoba hingga kenakalan remaja yang mulai mengarah pada tindakan kriminal.

"Kami berharap sinergi dengan para tokoh agama, akademisi, dan imam masjid terus diperkuat. Pendekatan keagamaan dan budaya memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat serta menjaga stabilitas kamtibmas di Sulawesi Selatan," ungkapnya.

Menutup pertemuan tersebut, Kakanwil Kemenag Sulsel menyampaikan apresiasi atas dukungan dan visi yang disampaikan Kapolda Sulsel. Ia menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Agama dan Polda Sulsel selama ini telah terjalin erat dalam berbagai program kemasyarakatan.

"Selama ini kami telah berkolaborasi dengan Polda Sulsel dalam berbagai program, termasuk pencegahan radikalisme dan terorisme bersama BNPT dan Densus 88, serta edukasi kamtibmas melalui penyuluh agama. Insya Allah, untuk setiap ikhtiar yang bertujuan menjaga keamanan, kedamaian, dan kemaslahatan umat, kami siap bersinergi dan bekerja sama," pungkas Ali Yafid.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....