Peran Sekolah Rakyat dalam Mewujudkan Pendidikan Inklusif

  • 06 Jun 2026 11:36 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar – Peran Sekolah Rakyat dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat menjadi topik utama dalam program Makassar Menyapa Pagi yang disiarkan PRO1 RRI Makassar, Jumat 5 Juni 2026. Menghadirkan narasumber Asri,M.Pd (Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 19 Wajo) yang terhubung melalui sambungan telepon, dipandu Arfan Yusri mengulas pentingnya pendidikan inklusif sebagai upaya menciptakan kesempatan belajar yang setara bagi setiap anak tanpa terkecuali.

Dalam pemaparannya, Asri menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi untuk menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu yang selama ini menghadapi berbagai hambatan dalam memperoleh pendidikan yang layak. Menurutnya, pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara sehingga tidak boleh ada anak yang tertinggal hanya karena keterbatasan ekonomi maupun kondisi sosial lainnya.

“Sekolah Rakyat dibangun dengan semangat menghadirkan pendidikan yang dapat diakses oleh semua anak. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada peserta didik yang kehilangan kesempatan belajar karena faktor ekonomi, geografis, maupun latar belakang sosialnya,” ujar Asri.

Ia menambahkan bahwa konsep pendidikan inklusif yang diterapkan tidak hanya berfokus pada penerimaan peserta didik dari berbagai kalangan, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang ramah, aman, dan mendukung perkembangan setiap anak sesuai potensi yang dimilikinya. Melalui pendekatan tersebut, sekolah berupaya menumbuhkan rasa percaya diri serta meningkatkan kualitas pembelajaran bagi seluruh peserta didik.

Menurut Asri, keberhasilan pendidikan inklusif tidak dapat dicapai oleh sekolah semata. Dukungan keluarga, masyarakat, dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkelanjutan. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar kebutuhan peserta didik dapat terpenuhi secara menyeluruh, baik dari aspek akademik maupun pengembangan karakter.

“Pendidikan inklusif adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah berjalan seiring, maka peluang anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih baik akan semakin besar,” jelasnya.

Di akhir dialog, Asri berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat menjadi model pendidikan yang mampu menjangkau kelompok masyarakat rentan sekaligus mengurangi kesenjangan akses pendidikan di berbagai daerah. “Investasi terbesar bagi bangsa adalah memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh hak belajar yang setara sehingga mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing,jadi mari bergabung bersama kami di Sekolah rakyat”,tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....