Ali Yafid Ajak Warga Maknai Iduladha Lebih dari Sekadar Kurban
- 28 Mei 2026 05:10 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna Makassar berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jamaah sejak pagi hari. Momentum keagamaan tersebut semakin menarik perhatian dengan kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Ali Yafid, bersama jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Ali Yafid melaksanakan Salat Iduladha di kawasan Center Point of Indonesia yang menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat Makassar saat hari besar keagamaan. Kehadiran ribuan jamaah membuat suasana Iduladha di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna terasa penuh kebersamaan dan kekhusyukan.
Mengusung tema “Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan”, peringatan Iduladha tahun ini membawa pesan tentang pentingnya menjaga hubungan sosial dan lingkungan. Ali Yafid menilai tema tersebut sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan penguatan nilai kepedulian dan solidaritas.
Dalam keterangannya, Ali Yafid mengatakan bahwa Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai prosesi penyembelihan hewan kurban. Menurutnya, terdapat pesan besar tentang keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama yang harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.
“Spirit qurban mengajarkan kita tentang ketulusan berbagi, kepedulian kepada sesama, dan pentingnya menjaga harmoni antara manusia dengan alam. Nilai-nilai inilah yang perlu terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ali Yafid.
Suasana pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna tampak berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Sejak sebelum salat dimulai, jamaah sudah memadati area pelataran masjid hingga kawasan sekitar CPI untuk mengikuti ibadah bersama.
Pelaksanaan salat dipimpin oleh Abdul Aziz Bin Abu Bakar sebagai imam. Sementara khutbah Iduladha disampaikan oleh Muflih Safitra dengan tema “Bukan Sekadar Kisah Kurban” yang mengajak jamaah memahami makna pengorbanan dalam kehidupan sosial masyarakat.
Ali Yafid juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Iduladha sebagai penguat ukhuwah dan kepedulian sosial. Ia berharap nilai-nilai kurban tidak berhenti pada ritual tahunan, tetapi mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui semangat berbagi dan membantu sesama.
Menurut Ali Yafid, hubungan manusia dengan alam juga menjadi bagian penting dalam pesan Iduladha tahun ini. Ia menilai menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang sejalan dengan ajaran agama dan nilai kemanusiaan.
“Melalui Iduladha ini, kami berharap masyarakat semakin memperkuat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga alam sebagai bagian dari ibadah,” tambah Ali Yafid.
Pelaksanaan Salat Iduladha di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna tahun ini menjadi salah satu pusat perhatian masyarakat Makassar. Kehadiran Ali Yafid bersama ribuan jamaah sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan dan nilai religius yang terus hidup di tengah masyarakat Sulawesi Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....