Harga Cabai dan Ayam Alami Kenaikan jelang Iduladha 2026
- 25 Mei 2026 11:59 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar melakukan pengawasan terpadu stabilitas harga dan kebutuhan bahan pangan Kota Makassar jelang Iduladha 2026 di Pasar Terong dan Swalayan Gelael, Senin, 25 Mei 2026. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Nirman Niswan Mungkasa mengatakan pemantauan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap jelang hari-hari besar keagamaan baik Idulfitri, Iduladha maupun Natal dan Tahun Baru.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman serta memantau perkembangan harga sejumlah komoditas pangan strategis di Kota Makassar menjelang hari besar keagamaan,"ucap Nirman.
Menurutnya, pemantauan harga dan stok pangan dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan serta mengantisipasi lonjakan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat. Di sisi lain, Nirman membeberkan hasil pemantauan di dua lokasi tersebut dan fakta di lapangan terjadi kenaikan harga terhadap cabai rawit dan daging ayam. "Hampir Rp10.000 kenaikannya cabai dari Rp45.000 sampai Rp50.000 atau Rp60.000 perkilo, begitu juga dengan ayam hampir Rp10.000 kenaikannya,"kata Nirman.
Ia menyebut kenaikan ini terjadi karena kebutuhan masyarakat jelang Iduladha cukup tinggi baik daging maupun bumbu dapur lainnya seperti cabai, bawang dan lain sebagainya. "Iya karena kebutuhankan, terus kalau cabai memang juga belum musimnya dan masyarakat butuh,"ucapnya.
Meski demikian, Nirman memastikan harga pangan akan kembali stabil setalah Iduladha 2026. "Waktu Idulfitri kemarin kan begitu juga, sempat naik tapi turun melandai setelah hari Idulfitri,"pungkasnya.
Sementara itu, Asisten Manager Swalayan Gelael, Fathul Jannah menyebut bahan pangan yang mengalami kenaikan di Gelael yakni daging ayam dan bumbu dapur terlebih jelang Iduladha. "Kalau dibandingkan dengan harga pasar memang agak jauh. Kalau di sini Rp100.000 perkilo cabai merah besar kalau di pasar cuma Rp60.000 perkilo, kalau ayam di sini Rp175.000 perkilo,"ungkap Fathul Jannah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....