Bupati Sidrap Paparkan Strategi Percepatan Penanggulangan TBC

  • 21 Mei 2026 19:19 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, MAKASSAR : Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menjadi narasumber pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi Percepatan Penuntasan Tuberkulosis (TBC) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut diikuti Syaharuddin secara daring dari Hotel Dalton Makassar bersamaan dengan Rapat Koordinasi Cetak Sawah dan Mitigasi Kekeringan Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Monitoring dan evaluasi itu bertujuan memperkuat koordinasi serta evaluasi berkala dalam upaya penanggulangan TBC di Sulawesi Selatan. Program tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Quick Win Presiden Republik Indonesia dalam percepatan penanganan penyakit menular.

Dalam pemaparannya, Syaharuddin menjelaskan sejumlah kebijakan strategis yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mempercepat penanggulangan TBC. Menurutnya, salah satu langkah penting dilakukan melalui penerbitan Peraturan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 29 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2025–2029.

“Dukungan Pemerintah Daerah Sidrap dalam akselerasi program penanggulangan tuberkulosis diwujudkan melalui penerbitan Peraturan Bupati Sidenreng Rappang Nomor 29 Tahun 2025,” ujar Syaharuddin.

Selain itu, Pemkab Sidrap juga menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 551/XI/2025 tentang Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2025–2029. Di tingkat masyarakat, pemerintah daerah turut membentuk Kelurahan dan Desa Siaga TBC melalui Surat Edaran Dinas Kesehatan. Hingga kini, sebanyak 14 desa dan kelurahan telah dicanangkan sebagai wilayah siaga TBC.

Pemkab Sidrap juga menghadirkan inovasi digital berupa aplikasi penemuan kasus, pengobatan, dan kontrol pasien TBC guna memudahkan pemantauan program. “Pemerintah Kabupaten Sidrap membuat inovasi aplikasi penemuan kasus, pengobatan, serta kontrol TBC untuk memudahkan pemantauan pasien dan pelaksanaan program,” katanya.

Penanganan TBC di Sidrap juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Baznas, Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis, Dinas Kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit. Kegiatan tersebut dibuka Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulsel, Ishaq Iskandar, mewakili Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Ishaq menegaskan TBC masih menjadi tantangan serius di bidang kesehatan masyarakat sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....