Ekonomi Sidrap Melonjak, Bappenas Lakukan Verifikasi Langsung
- 13 Mei 2026 20:17 WIB
- Makassar
RRI. CO. ID, JAKARTA : Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy melakukan langkah tak biasa saat menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu 13 Mei 2026. Ia langsung menghubungi Kepala BPS RI untuk memastikan validitas capaian ekonomi daerah tersebut.
Dalam pertemuan itu, Rachmat mengonfirmasi data pertumbuhan ekonomi Sidrap yang dinilai melampaui ekspektasi nasional kepada Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti. Langkah tersebut dilakukan menyusul lonjakan signifikan pertumbuhan ekonomi Sidrap.
Jika pada 2024 berada di peringkat ke-21 di Sulawesi Selatan, kini kabupaten di bawah kepemimpinan Bupati Syaharuddin Alrif itu mencatatkan pertumbuhan tertinggi dengan angka 7,71 persen. Audiensi yang turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi Bappenas itu berubah menjadi forum bedah data secara mendalam.
Menteri Rachmat ingin memastikan bahwa angka pertumbuhan tersebut benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan. “Saya perlu memastikan langsung kepada BPS agar data ini benar-benar valid dan bisa menjadi rujukan dalam perencanaan pembangunan nasional,” ujar Rachmat dalam pertemuan tersebut.
Melalui sambungan telepon, Amalia membenarkan bahwa capaian Sidrap merupakan potret pertumbuhan inklusif yang ditopang sektor pertanian sebagai penggerak utama. “Pertanian menjadi driven factor utama di Sidrap. Pengelolaan yang serius dari hulu hingga hilir memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” jelas Amalia.
Data yang dipaparkan menunjukkan lonjakan signifikan pada sejumlah komoditas unggulan. Produksi padi meningkat dari sekitar Rp2 triliun menjadi Rp4,6 triliun, sementara produksi telur mencapai 5 juta butir per hari.
Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 4,91 persen dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 75,49 dengan kategori tinggi. Menteri Rachmat juga menyoroti produktivitas telur yang dinilai strategis dan selaras dengan visi Prabowo Subianto dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Kapasitas produksi telur di Sidrap sangat potensial untuk mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam penyediaan protein bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa keberhasilan tersebut diraih melalui optimalisasi sektor pertanian meski dengan keterbatasan anggaran daerah. “Kami fokus memperkuat sektor riil, terutama pertanian, sebagai fondasi ekonomi. Dengan kerja kolaboratif, hasilnya mulai terlihat nyata,” kata Syaharuddin.
Bappenas kini melirik Sidrap sebagai kandidat daerah percontohan nasional dalam tiga sektor sekaligus, yakni lumbung beras, lumbung telur, serta pusat pengembangan energi terbarukan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....