JIAT Dorong Produktivitas Sawah Tadah Hujan Sidrap

  • 12 Mei 2026 14:33 WIB
  •  Makassar

RR.CO.ID, Sidrap - Persoalan klasik ketersediaan air di lahan tadah hujan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai teratasi. Pemerintah daerah bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang meresmikan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) Program Inpres di Desa Rijang Panua, Kecamatan Kulo, Selasa, 12 Mei 2026.

Peresmian dirangkaikan dengan uji pengaliran serta serah terima fasilitas dari BBWS Pompengan Jeneberang kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, mengapresiasi pembangunan delapan unit JIAT yang tersebar di sejumlah titik lahan pertanian.

“Program ini sangat bermanfaat karena persoalan air yang selama ini menjadi kendala utama petani kini mulai teratasi,” ujar Syaharuddin dalam sambutannya.

Menurutnya, ketersediaan air yang lebih stabil membuka peluang peningkatan produktivitas secara signifikan. Ia pun menargetkan capaian produksi hingga 10 ton gabah per hektare.

Syaharuddin mendorong petani menerapkan pola tanam IP300 atau tiga kali tanam dalam setahun, guna mengoptimalkan potensi lahan.

“Dengan air yang cukup, kita harus berani pasang target 10 ton per hektare. Gunakan benih seragam dan atur pola tanam secara kolektif agar pengendalian hama dan manajemen air lebih efektif,” tegasnya.

Selain aspek teknis, Bupati juga menyoroti kondisi harga gabah yang saat ini berada di kisaran Rp7.300 hingga Rp7.500 per kilogram.

“Kami berkomitmen menjaga masyarakat dan petani Sidrap. Pemerintah daerah akan terus memantau pasar agar harga tetap menguntungkan bagi produsen,” tambahnya.

Sementara itu, PPK Pendayagunaan Air Tanah BBWS Pompengan Jeneberang, Trisno Widodo, menjelaskan bahwa pembangunan sumur JIAT diprioritaskan untuk kawasan marginal yang selama ini sulit mengakses irigasi teknis.

“Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat perdesaan, khususnya di wilayah yang selama ini kesulitan air,” jelas Trisno.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung sumur JIAT oleh Bupati bersama jajaran OPD terkait, termasuk Asisten Ekonomi dan Pembangunan serta Kepala Dinas PSDA.

Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga berdialog dengan para petani guna menyerap aspirasi serta memastikan sistem pengairan berjalan optimal demi mendukung target swasembada pangan di Sidrap.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....