Sulsel Matangkan Distribusi jelang Pemberlakukan Mandatori B50

  • 07 Mei 2026 10:23 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kesiapan infrastruktur distribusi menjadi fokus utama di Sulawesi Selatan Menjelang pemberlakuan mandatori B50 pada Juli mendatang. Demikian disampaikan Kabid Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM SulSel Andi Bayu Arief, dalam perbincangan Bersama RRI Lewat Dialog Makassar Menyapa Pagi, Kamis, 7 Mei 2026.

Andi Bayu Arif mengungkapkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pihak diantaranya koordinasi dengan pemangku kepentingan seperti Pertamina, Hiswana Migas, dan Polda Sulawesi Selatan.

Koordinasi yang dilakukan Bersama Pertamina selaku operator tunggal. Fokus utama koordinasi ini adalah memastikan rantai pasok dari depo hingga ke tangan konsumen tidak mengalami kendala teknis.

Dikatakan, Untuk wilayah Sulawesi, kekuatan distribusi akan bertumpu pada tiga terminal BBM atau depo utama. Ketiga depo tersebut terletak di lokasi strategis, yakni Makassar, Parepare, dan Palopo, yang melayani kebutuhan energi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

“kami juga sudah berkoordinasi dengan pertamina sebagai penyalur dan di wilayah sulawesi selatan ini terdapat tiga depo yang terletak di lokasi strategis, yakni Makassar, Parepare, dan Palopo, yang melayani kebutuhan energi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan,” ka Andi Bayu kepada RRI.

Keberadaan tiga depo utama ini dinilai cukup untuk mengcover kebutuhan pengisian bahan bakar secara merata. Dukungan infrastruktur ini menjadi kunci agar tidak terjadi kelangkaan saat masa transisi penggunaan bahan bakar campuran sawit 50 persen tersebut.

Selain depo, kesiapan di tingkat pengecer juga menjadi perhatian serius pemerintah. Persiapan juga melibatkan SPBU dan SPBUN Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan. “ kita juga melibatkan SPBU dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan dalam penyaluran B50 ini,” ungkapnya kepada RRI.

Lebih lanjut Andi Bayu Arief, Kabid Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM SulSel dalam perbincangan Bersama RRI Lewat Dialog Makassar Menyapa Pagi, Kamis, 7 Mei 2026 Penerapan B50 diharapkan memaksimalkan potensi sumber daya alam lokal, khususnya sawit dari daerah Luwu dan sekitarnya, sehingga jalur distribusi bahan baku menjadi lebih dekat dan efisien.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....