B50 Jadi Solusi Hijau Menekan Emisi Karbon

  • 07 Mei 2026 10:04 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – B50 diproyeksikan menjadi solusi hijau untuk menekan emisi karbon secara signifikan melalui penggunaan bahan baku nabati. Demikian disampaikan Andi Bayu Arief, Kabid Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM SulSel dalam perbincangan Bersama RRI Lewat Dialog Makassar Menyapa Pagi, Kamis, 7 Mei 2026.

“Dan juga tidak kalah pentingnya kita lihat dari sisi lingkungan ya, di mana dengan penggunaan biodiesel yang nabati berarti emisi karbon harapannya kita bisa tekan juga,’ kata Kabid Energi Baru Terbarukan Dinas ESDM SulSel kepada RRI.

Dikatakan, Biodiesel yang menjadi campuran dalam B50 memiliki karakteristik yang lebih ramah lingkungan dibandingkan solar murni. Berbasis minyak sawit, bahan bakar ini bersifat terbarukan dan memiliki jejak karbon yang jauh lebih rendah dalam proses produksinya.

B50 merupakan merupakan inovasi kebijakan energi strategis Indonesia yang ditempuh oleh pemerintah, di mana B50 ini adalah merupakan bahan bakar campuran 50% dari solar fosil dan 50% berasal dari biodiesel yang komposisinya dari CPO atau minyak sawit.

"B50 ini merupakan inovasi kebijakan energi strategis Indonesia yang ditempuh oleh pemerintah, di mana B50 ini adalah merupakan bahan bakar campuran ya. Jadi, 50% dari solar fosil, kemudian 50%-nya juga itu berasal dari biodiesel komposisinya yang basisnya itu dari CPO atau minyak sawit,” ungkap Andi Bayu kepada RRI.

Pemanfaatan CPO sebagai bahan baku utama juga menunjukkan pergeseran paradigma dari energi yang merusak alam menuju energi berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri hijau yang lebih sehat bagi ekosistem lokal.

Pemerintah menyadari bahwa transisi menuju green energy membutuhkan waktu dan dukungan penuh dari masyarakat. Oleh karena itu, edukasi mengenai manfaat lingkungan dari B50 terus digencarkan melalui berbagai forum diskusi publik.

Ke depan, B50 diharapkan menjadi standar baru dalam transportasi di Sulawesi Selatan. Dengan udara yang lebih bersih, kualitas hidup masyarakat juga diharapkan meningkat seiring dengan digunakannya bahan bakar yang lebih bersahabat dengan alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....