PLN Tambah 300 MW Kapasitas Pembangkit Antisipasi El Niño di Sulselrabar

  • 25 Apr 2026 16:28 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar — PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara atau PLN UID Sulselrabar menyatakan kesiapan menghadapi potensi krisis listrik akibat fenomena El Niño tahun ini. Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselbar, Ahmad Amirul Syarif, mengatakan pihaknya telah menambah kapasitas pembangkit sebesar 300 megawatt sebagai respons atas krisis listrik yang terjadi pada 2023 lalu. Saat ini kondisi sistem kelistrikan Sulselbar dinilai sudah sangat mencukupi untuk melayani kebutuhan masyarakat.

"Kondisi sistem kita sudah sangat mencukupi. Penambahan kapasitas pembangkit sebesar 300 MW itu sudah sangat mencukupi sampai saat ini," kata Ahmad Amirul Syarif. Jumat, 24 April 2026.

PLN juga telah menjadwalkan pemeliharaan seluruh unit pembangkit agar dapat beroperasi secara maksimal ketika El Niño berlangsung. Selain itu, sebanyak 152 unit genset disiapkan sebagai cadangan yang sewaktu-waktu dapat masuk ke sistem untuk mencegah pemadaman bergilir.

Langkah mitigasi lainnya adalah rencana pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca atau TMC yang akan dikoordinasikan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG. Kerja sama dengan BMKG juga mencakup penyediaan data perencanaan dan informasi kondisi cuaca terkini terkait El Niño.

Ahmad Amirul menyebut, meski sistem sudah dalam kondisi aman, PLN tetap mengimbau masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak. Waktu beban puncak berada di rentang pukul 17.00 hingga 22.00, di mana penggunaan listrik secara bersamaan sangat tinggi.

"Kami tidak membatasi penggunaan listrik. Namun kami mengimbau masyarakat agar menggunakan listrik secara aman dan efisien, terutama pada jam beban puncak," ujarnya.

Untuk memudahkan pelaporan gangguan maupun layanan lainnya, PLN menyediakan aplikasi PLN Mobile yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke kantor.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....