Pertamina Siapkan 80 Ribu KL Avtur Haji 2026

  • 23 Apr 2026 20:13 WIB
  •  Makassar

RRI. CO. ID, Makassar - PT Pertamina Patra Niaga menyiapkan lebih dari 80 ribu kilo liter (KL) avtur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji tahun 2026. Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan kelancaran mobilitas udara jamaah haji Indonesia melalui layanan energi yang andal dan terintegrasi.

Layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yakni fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pada kedua fase tersebut, operasional dan keandalan pasokan avtur dipastikan dalam kondisi optimal di seluruh titik layanan.

Sebagai Subholding Downstream Pertamina, Pertamina Patra Niaga memperkuat dukungan di 14 lokasi embarkasi haji. Lokasi tersebut meliputi Bandara Sultan Iskandar Muda, Minangkabau, Hang Nadim, Kualanamu, Sultan Mahmud Badaruddin II, Soekarno-Hatta, Kertajati, Adi Soemarmo, Juanda, Lombok International Airport (BIL), Sepinggan, Syamsudin Noor, Hasanuddin, serta Yogyakarta International Airport (YIA) yang menjadi embarkasi baru pada 2026.

Untuk wilayah Sulawesi, kesiapan operasional difokuskan pada Embarkasi Makassar yang mencatat peningkatan jumlah jamaah sekitar 1,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertamina menyiapkan sekitar 4.690 KL avtur untuk fase keberangkatan dan kepulangan, meningkat sekitar 4,52 persen dari periode haji sebelumnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan kesiapan tersebut ditopang sistem rantai pasok terintegrasi dari hulu hingga hilir. “Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari kilang, fuel terminal, aviation fuel terminal hingga layanan into-plane. Hal ini kami lakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan,” ujar Roberth, Kamis, 23 April 2026.

Ia menambahkan, ketersediaan stok di seluruh titik layanan dijaga dalam kondisi aman dengan dukungan manajemen logistik yang adaptif guna mengantisipasi peningkatan permintaan selama periode puncak haji. Secara keseluruhan, proyeksi kebutuhan avtur pada periode haji tahun ini mencapai lebih dari 80.000 KL. Angka tersebut meningkat sekitar 1,2 persen dibandingkan periode sebelumnya dan 5,6 persen di atas rerata penyaluran harian normal.

Dari sisi operasional, Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan sistem Digital Ground Operation (DGO). Sistem ini memungkinkan proses monitoring pengisian hingga validasi transaksi dilakukan secara real-time untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta traceability distribusi avtur kepada maskapai penyelenggara haji seperti Garuda Indonesia dan Saudia.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan kesiapan operasional di wilayah Sulawesi terus diperkuat. “Pertamina memastikan seluruh kebutuhan avtur di wilayah Sulawesi terpenuhi melalui sistem distribusi yang andal serta dukungan operasional yang optimal. Dengan adanya peningkatan jumlah jamaah, kami juga memperkuat kesiapan di lapangan agar seluruh proses penerbangan berjalan aman, lancar, dan tepat waktu,” kata Lilik.

Pertamina juga menyampaikan doa agar seluruh calon jamaah haji diberikan kelancaran perjalanan, kesehatan selama menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan meraih predikat haji yang mabrur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....