Damkar Makassar Antisipasi Risiko Kebakaran di Musim Kemarau
- 22 Apr 2026 14:51 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID,Makassar – Memasuki musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran di wilayah permukiman hingga lahan terbuka cenderung meningkat. Hal ini menjadi perhatian serius Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar yang terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Topik ini dibahas dalam program Kentongan PRO1 RRI Makassar edisi Selasa, 21 April 2026, yang dipandu Arfan Yusri bersama narasumber Kabid Pencegahan Damkar Kota Makassar, Alamsyah Thalib, AP., M.Si., melalui sambungan telepon.
Dalam perbincangan tersebut, Alamsyah Thalib menjelaskan bahwa musim kemarau identik dengan kondisi cuaca panas dan kering yang dapat memicu api lebih cepat menyebar. Ia menegaskan bahwa sebagian besar kasus kebakaran di perkotaan masih didominasi oleh faktor kelalaian manusia.
“Kita melihat bahwa penyebab utama kebakaran masih berasal dari aktivitas masyarakat sendiri, seperti penggunaan listrik yang tidak aman maupun pembakaran sampah sembarangan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa instalasi listrik yang tidak sesuai standar menjadi salah satu pemicu utama kebakaran rumah tangga.”Penggunaan kabel yang sudah usang, sambungan listrik bertumpuk, serta pemakaian alat elektronik berlebihan dalam satu sumber listrik sangat berisiko. Kami selalu mengingatkan agar masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Jangan sampai hal kecil yang diabaikan justru menimbulkan kerugian besar,” jelas Alamsyah.
Selain itu, kebiasaan membakar sampah di musim kemarau juga dinilai sangat berbahaya. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat merambat ke area lain akibat angin kencang dan kondisi lingkungan yang kering. Alamsyah menegaskan bahwa tindakan tersebut harus dihindari sepenuhnya. “Kami imbau masyarakat tidak lagi membakar sampah, apalagi di lahan terbuka. Risiko penyebaran api sangat tinggi dan sulit dikendalikan,dengan sedikit lalai ditambah potensi angin yang ada bisa dengan cepat memicu membesarnya api,” tegasnya.
Dalam upaya pencegahan, Damkar Kota Makassar telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk melalui program siaran radio seperti Kentongan. “Edukasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya langkah-langkah preventif sejak dini. Kami terus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing,dari data kami wilayah yang rawan potensi kebakaran sekitar wilayah utara kota makassar yang perlu kita awasi bersama,” kata Alamsyah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di rumah sebagai langkah awal penanganan jika terjadi kebakaran kecil. Selain itu, warga diharapkan memahami cara penggunaannya agar dapat bertindak cepat sebelum api membesar. “Penanganan awal sangat menentukan. Jika bisa dipadamkan sejak dini, dampaknya tentu bisa diminimalisir,” tambahnya.
Menutup perbincangan, Alamsyah Thalib kembali mengingatkan bahwa pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab bersama. Ia berharap masyarakat tidak lengah, terutama di musim kemarau yang rawan terjadi kebakaran. “Kewaspadaan adalah kunci utama. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman kebakaran,masyarakat bisa menghubungi kami di layanan 112 dan juga melalui aplikasi Lontara Insya Allah kami selalu siap siaga merespon laporan warag kota makassar,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....