Sulsel Modernisasi Alat Pertanian Kejar Panen Kedua
- 21 Apr 2026 19:12 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengintensifkan penggunaan alat dan mesin pertanian modern untuk mempercepat pengolahan lahan dan panen di musim tanam kedua tahun 2026. Strategi ini ditempuh guna memaksimalkan produksi padi sebelum puncak musim kemarau tiba.
Nur Alam H, Plt. Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan, mengatakan modernisasi alat pertanian menjadi tumpuan utama dalam mengejar target produksi pangan. "Hanya dengan melakukan modernisasi inilah kemudian kita mampu menjawab tantangan-tantangan yang ada," tutur Nur Alam dalam dialog Kiprah Sulsel di RRI Pro 1 Makassar, Senin, 20 April 2026.
Ia menjelaskan, penggunaan traktor roda dua maupun roda empat jauh lebih efisien dibanding cara manual. "Pengolahan satu hektare lahan yang sebelumnya membutuhkan sekitar 25 orang kini bisa diselesaikan seorang operator dalam sehari menggunakan traktor roda dua, bahkan hanya tiga jam dengan traktor roda empat, "tambahnya.
Di sisi pascapanen, combine harvester menjadi andalan untuk mempercepat waktu panen sekaligus menekan susut hasil. Nur Alam menegaskan efisiensi waktu panen krusial agar produksi tidak tergerus akibat keterlambatan proses.
"Pompanisasi turut diandalkan untuk memperluas area tanam, khususnya di lahan yang posisinya lebih tinggi dari sumber air. Dengan teknologi pompa, pasokan air bisa dialirkan ke lahan yang sebelumnya tidak terjangkau irigasi gravitasi sehingga luasan tanam bertambah meski di musim kemarau, "ujarnya.
Distribusi alat pertanian dilakukan melalui dua jalur. Pertama, langsung ke kelompok tani untuk wilayah dengan luasan garapan besar. Kedua, melalui brigade dinas agar dapat menjangkau wilayah dengan area yang lebih kecil. Kabupaten Sidrap, Wajo, Bone, dan Soppeng menjadi penerima alokasi terbesar mengingat luasan sawahnya yang dominan di Sulsel. Namun Nur Alam memastikan kabupaten dengan lahan lebih kecil tetap mendapat proporsi bantuan sesuai kebutuhan.
Sulsel memiliki keunggulan iklim unik karena wilayah pantai barat dan pantai timur mengalami musim yang berbeda. Kondisi ini membuat panen berlangsung hampir merata sepanjang tahun sehingga ancaman El Nino masih bisa disiasati.
Nur Alam optimistis modernisasi alat pertanian mampu mendorong intensitas tanam dari satu kali menjadi dua kali dalam setahun. Ia menyebut penggunaan alat modern juga menjadi solusi atas berkurangnya tenaga kerja di sektor pertanian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....