Puluhan PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri Lapak

  • 18 Apr 2026 09:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, memilih membongkar sendiri lapak mereka yang berada di sepanjang Jalan Ujung Tinumbu, belakang kawasan Pertamina, Jalan Lamuru hingga sekitar SMK 4 Makassar. Sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, para pedagang tampak mengemas barang dagangan secara mandiri. Lapak-lapak yang sebelumnya berdiri di atas trotoar dan saluran drainase dibongkar tanpa penolakan maupun gesekan.

Camat Bontoala, Pataullah, mengatakan langkah tersebut merupakan hasil pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan pemerintah setempat. “Sejak Jumat malam mereka sudah mulai bongkar sendiri. Insya Allah ditargetkan selesai sampai hari Selasa,” ujarnya, Sabtu 18 April 2026.

Menurutnya, aktivitas berjualan di lokasi itu telah berlangsung selama puluhan tahun di atas fasilitas umum dan fasilitas sosial. Namun, melalui edukasi dan komunikasi langsung, para pedagang memahami bahwa penggunaan trotoar dan drainase tidak sesuai peruntukan serta berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan pejalan kaki, dan aliran air.

Dari sekitar 60 lapak yang ada, hanya sekitar 40 lapak yang masih aktif digunakan. Sebagian lapak bahkan telah berdiri hingga 30 tahun.

Pataullah juga menepis isu adanya penolakan penertiban yang sempat beredar. Ia menegaskan warga dan pedagang justru menunjukkan sikap kooperatif. “Warga pemilik lapak membantah adanya penolakan. Mereka justru membongkar sendiri lapaknya. Alhamdulillah, sebagian besar sudah hampir selesai,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar tetap berkomitmen mencarikan solusi lokasi yang lebih tertata bagi para PKL terdampak. Penertiban ini dinilai penting untuk menjaga kebersihan lingkungan, kerapian fasilitas umum, serta estetika kota.

“Berbagai pendekatan persuasif dan humanis telah kami lakukan. Alhamdulillah, pedagang taat aturan,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....