Hasil Urban Farming di Kelurahan Bulurokeng Tembus Kabupaten Gowa dan Maros

  • 14 Apr 2026 10:29 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Pertanian dan budidaya ikan lele dan ikan nila di Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanayya dinilai cukup membantu ketahanan pangan masyarakat sekitar. Bahkan hasilnya sudah bisa dipasarkan dan tembus hingga Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa.

"Dengan adanya seperti ini (urban farming) masyarakat bisa lebih mandiri dalam menghasilkan pangan, misalnya sayur sayuran, telur, ikan," kata Lurah Bulurokeng, Muh Mahar, Selasa 14 April 2026.

Ia menyebut melalui pertanian maupun peternakan yang hadir di tengah-tengah masyarakat, paling tidak mempunyai memenuhi kebutuhan dasar pangan seperti cabai rawit. " Misalnya cabai, itukan jadi salah satu kebutuhan dasar pangannya warga, makanya kalau mereka tanam sendiri, selain bisa dikonsumsi, bisa juga dijual atau dipasarkan," ucap Muh Mahar.

Dikatakan di tengah keterbatasan lahan, urban farming menjadi salah satu solusi untuk menghadirkan ketahanan pangan masyarakat perkotaan. "Lahan lahan di kota itukan terbatas makanya kami manfaatkan lahan lahan kosong,"bebernya.

Ditambahkan untuk di Kelurahan Bulurokeng, lokasi urban terletak di kawasan hunian Villa Mutiara Bulurokeng. "Iya ada pakcoy, kangkung, cabai dan mitranya memang masih skala kecil seperti pasar-pasar di Kelurahan Bulurokeng tapi kalau yang budidaya ikan lele itu sudah ke Maros sama Gowa,"ungkap Muh Mahar.

Di sisi lain, Muh Mahar menuturkan bantuan dari dinas terkait juga cukup intens diberikan sesuai permintaan dari kelurahan. "Kami diberikan bibit di awal itu 3 bulan sekali atau 6 bulan sekali. Kalau kami minta bibit mangga, pakcoy, lombok biji, kangkung dan ini langsung kami dikasih dari DLH sama Dinas Perikanan dan Pertanian ,"pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....