Harga Kedelai Lokal Harus Berpihak pada Petani

  • 13 Apr 2026 18:12 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Kebijakan harga Kedelai yang berpihak pada petani lokal diharapkan dapat menarik petani untuk menanam Kedelai. Demikian disampaikan Prof. Dr. Ir. Hj. Aminah Muchdar, Pengamat Pertanian dari Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar saat berbincang Bersama RRI Lewat Dialog Interaktif Makassar Menyapa Pagi, Senin, 13 April 2026.

Dikatakan, fluktuasi harga saat panen raya sering kali menjadi momok yang merugikan bagi para produsen kedelai di daerah. Terkadang pengeluaran untuk produksi tanaman kedelai lebih tinggi dibandingkan dengan harga jual kedelai setelah panen.

Kondisi tersebut menyebabkan biaya produksi atau cost yang dikeluarkan petani sering kali tidak sebanding dengan hasil penjualan yang diterima. Ketidakpastian ekonomi ini membuat banyak petani akhirnya beralih ke komoditi lain seperti jagung dan padi yang memiliki harga lebih stabil di pasaran. Padahal, potensi lahan untuk pengembangan kedelai di Indonesia masih sangat luas dan menjanjikan.

“Nah, Jadi memang terkadang tidak dipungkiri cost yang dikeluarkan untuk biaya produksi itu tinggi, Yang bisa terjadi di saat panen terjadi harga anjlok yang menyebabkan petani rugi sehingga mereka enggan untuk menanam kedelai,” kata Prof. Dr. Ir. Hj. Aminah Muchdar, Pengamat Pertanian dari Universitas Muslim Indonesia UMI Makassar saat berbincang Bersama RRI.

Lebih lanjut Prof Aminah mengatakan pentingnya kebijakan harga dari pemerintah yang berpihak pada petani lokal agar kestabilan harga dapat teratasi karena merupakan kunci utama agar petani tetap memiliki minat untuk menanam kedelai serta tidak beralih ke komofiti lain seperti padi dan jagung.

“Nah di sinilah peran pemerintah bagaimana dia menjamin kestabilan harga untuk petani kita sehingga petani itu mau tertarik untuk menanam kedelai, salah satu kenapa sampai banyak petani yang tidak mau menanam kedelai karena harga jagung sama padi kan lebih bagus harganya juga lebih stabil, salah satu juga yang menyebabkan kenapa petani kita kurang tertarik untuk penanaman kedelai,” Katanya kepada RRI.

Prof. Aminah menekankan bahwa jaminan harga dari pemerintah sangat diperlukan agar petani merasa aman dalam menjalankan usahanya. Tanpa adanya jaminan ini, motivasi petani untuk mendukung target swasembada akan terus tergerus.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....