Tiga Kategori Kemandirian, Perkuat Rasa Percaya Diri Disabilitas

  • 11 Apr 2026 11:52 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Guna memperkuat rasa percaya diri, ada tiga kategori penting yaitu kemandirian dalam aktivitas harian atau personal, kemandirian berpikir serta kemandirian finansial. Demikian disampiakan Rizka Rustam, Bendahara Pertuni Sulawesi Selatan serta Staff UPT PPRSA Inang Matutu Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan saat berbincang dalam diskusi Ruang Disabilitas Pro 1 RRI Makassar, Sabtu, 11 April 2026.

Dikatakan, Kategori penting Pertama adalah kemandirian dalam aktivitas harian atau personal. Setidaknya, penyandang disabilitas diharapkan mampu meminimalkan ketergantungan bantuan dari keluarga untuk urusan-urusan mendasar.

Kedua, Riska menyoroti pentingnya kemandirian berpikir. Hal ini merujuk pada keteguhan prinsip agar tidak mudah goyah oleh cemoohan atau perkataan yang menyinggung perasaan. Stigma negatif masyarakat tidak seharusnya menjadi penghalang bagi disabilitas untuk terus melangkah maju.

Lebih lanjut dikatakan bahwa Aspek ketiga yang tidak kalah penting adalah kemandirian finansial. Riska berpendapat bahwa kemapanan ekonomi akan memberikan posisi tawar yang lebih baik bagi penyandang disabilitas di masyarakat. Dengan finansial yang mandiri, ketergantungan terhadap orang lain dapat dikurangi secara signifikan.

“Sebenarnya kemandirian itu paling tidak ketika kita belum bisa memberikan misalkan contoh kontribusi kepada orang tua, misalnya bantu orang tua misalkan, paling tidak kita tidak lagi menyusahkan mereka. Itu yang pertama, yang paling dasar, kemudian ada kemandirian-kemandirian lain misalnya bagaimana cara kita berpikir, punya pikiran sendiri dan yang selanjutnya adalah kemandirian finansial,” katanya kepada RRI.

Rizka Rustam, Bendahara Pertuni Sulawesi Selatan serta Staff UPT PPRSA Inang Matutu Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan saat berbincang dalam diskusi Ruang Disabilitas Pro 1 RRI Makassar mengatakan mengajak seluruh penyandang disabilitas untuk mulai meminimalkan pikiran berlebihan dan fokus pada tindakan nyata. Dengan menguasai berbagai aspek kemandirian, mulai dari personal hingga finansial, disabilitas dapat membuktikan kapasitasnya.

Dikatakan, kemandirian sangat erat kaitannya dengan harapan disabilitas untuk tidak dibeda-bedakan. Masyarakat diharapkan dapat memberikan ruang yang sama tanpa memberikan perlakuan yang diskriminatif. Hal ini selaras dengan upaya penguatan kepercayaan diri yang sedang dibangun.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....