Lingkungan Positif Kunci Percaya Diri Penyandang Disabilitas

  • 11 Apr 2026 10:53 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID,Makassar - Faktor lingkungan luar sangat mempengaruhi kepercayaan diri para penyandang disabilitas. Demikian disampaikan Bendahara Pertuni Sulawesi Selatan, Rizka Rustam, serta Staff UPT PPRSA Inang Matutu Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan saat berbincang dalam diskusi Ruang Disabilitas Pro 1 RRI Makassar, Sabtu, 11 April 2026.

Dikatakan, Faktor eksternal atau lingkungan luar diakui memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kondisi psikologis penyandang disabilitas. Penerimaan sosial yang tanpa stigma memungkinkan mereka untuk merasa setara dan tidak merasa dikasihani secara berlebihan. Hal ini sangat krusial terutama dalam fase transisi dari kehidupan privat menuju partisipasi di ruang publik.

“Faktor lingkungan luar atau eksternal itu sangat-sangat mempengaruhi, dulu, keluarga saya itu penerimaannya terhadap saya sama sekali tidak dianggap sebagai disabilitas, saya diperlakukan sama Tetapi yang menjadi kendala juga adalah saya sendiri, dari dalam diri saya sendiri yang tidak percaya diri, Jadi sebenarnya dua hal itu harus jalan berbarengan,”Katanya kepada RRI.

Rizka mengatakan bahwa Salah satu metode efektif yang dilakukan organisasi sebagai penguatan kepercayaan diri penyandang disabilitas adalah melalui forum-forum diskusi dan pertukaran pengalaman. Riska menjelaskan bahwa pembagian motivasi dilakukan melalui dua pendekatan yaitu secara personal atau hati ke hati dan kolektif melalui forum resmi. Langkah konkret ini bertujuan agar para anggota dapat saling menguatkan dan berbagi strategi menghadapi hambatan sosial.

Dicontohkan oleh Rizka dengan Kolaborasi bersama media seperti RRI dalam memberikan ruang diskusi bagi organisasi disabilitas diharapkan terus meningkat. Ruang-ruang seperti RRI menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas agar mampu memberikan dukungan lingkungan yang tepat. Dengan kolaborasi antara individu, keluarga, organisasi, dan media, aksesibilitas mental bagi penyandang disabilitas dapat terwujud sepenuhnya.

“Jadi saya sangat berterima kasih kepada RRI yang telah memberikan saya ruang, ini siapa tahu di luar sana ada teman-teman yang sedang mendengarkan radio dan mereka lagi duduk di rumah, meratapi nasib, Hei, jangan seperti itu Karena kehidupan ini sebenarnya kaya sekali Jadi kita bisa melakukan banyak hal dengan tubuh, dengan pikiran yang sudah diberikan Tuhan,” kata Rizka dalam Diskusi Ruang Disabilitas.

Organisasi lain seperti Pertuni dan instansi pemerintah seperti UPT PPRSA Inang Matutu berperan sebagai wadah bagi disabilitas untuk berkembang. Melalui lembaga-lembaga ini, penyandang disabilitas diarahkan untuk menemukan ruang yang memiliki pola pikir konstruktif. Lingkungan yang positif terbukti mampu membantu individu keluar dari isolasi sosial yang sering mereka alami.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....