Penertiban 167 PKL di Biringkanaya Berjalan Kondusif, Pemkot Siapkan Relokasi
- 09 Apr 2026 17:04 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Penataan pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Biringkanaya, Makassar, berjalan kondusif. Sebanyak 167 lapak yang selama ini menempati fasilitas umum mulai ditertibkan secara bertahap, Kamis 9 Maret 2026. Camat Biringkanaya, Maharuddin, mengatakan sebagian besar pedagang menunjukkan kesadaran dengan membongkar lapaknya secara mandiri.
“Dari ratusan lapak tersebut, sebagian besar pedagang melakukan pembongkaran secara mandiri, sehingga proses penataan berjalan relatif kondusif,” ujarnya.
Penertiban menyasar tujuh titik lokasi, di antaranya kawasan Pasar Mandai, depan GOR Sudiang, sekitar Asrama Haji, hingga wilayah KIMA Square. Selama ini, lapak-lapak tersebut diketahui berdiri di atas bahu jalan, trotoar, hingga saluran drainase.
Menurut Maharuddin, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus menciptakan lingkungan yang tertib, aman, dan nyaman. Ia menegaskan, proses penertiban dilakukan secara persuasif dan bertahap, melalui sosialisasi hingga penerbitan surat peringatan (SP) I, II, dan III.
“Prosesnya tidak serta-merta. Sudah ada peringatan berulang, baik secara lisan maupun administrasi,” katanya.
Sebagai solusi, Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan skema relokasi bagi para pedagang ke lokasi yang lebih representatif, di antaranya area milik PD Terminal serta kawasan GOR Sudiang. Pihak kecamatan dan kelurahan juga akan memfasilitasi administrasi agar pedagang dapat berjualan secara resmi di lokasi baru.
“Penertiban ini bukan semata penindakan, tetapi bagian dari penataan kota dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha pedagang,” jelasnya.
Sementara itu, Lurah Bulurokeng, Muh. Mahar, menyampaikan penertiban berjalan tanpa hambatan berarti berkat koordinasi yang baik antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. Ia juga mengimbau warga agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas fasilitas umum, guna menjaga fungsi infrastruktur dan mencegah potensi banjir.
Pemerintah setempat menegaskan penataan wilayah akan terus dilakukan secara bertahap, sebagai bagian dari upaya menghadirkan lingkungan kota yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....