MBG Hampir Menyentuh 88 Persen Wilaya di Sulsel, termasuk Daerah Terpencil

  • 09 Apr 2026 09:03 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional terus menunjukkan perkembangan signifikan di Sulawesi Selatan. Seiring dengan percepatan implementasi di berbagai daerah, MBG kini menjadi salah satu program prioritas yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi.

Berdasarkan keterangan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Handayana, penyebaran layanan MBG saat ini telah mencapai sekitar 88 persen hingga ke tingkat kecamatan. "Capaian ini menunjukkan bahwa distribusi program MBG tidak hanya fokus pada wilayah tertentu, tetapi terus diperluas secara bertahap agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat," katanya kepada RRI, Rabu, 8 April 2026.

Disebutkan oleh Dadan, layanan MBG tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga mulai menjangkau daerah kepulauan seperti Kepulauan Selayar yang selama ini dikenal memiliki tantangan geografis tersendiri. Dengan kondisi wilayah yang tersebar dan akses yang tidak selalu mudah, kehadiran MBG di daerah tersebut menjadi langkah penting dalam pemerataan layanan gizi.

Keberhasilan distribusi MBG hingga ke wilayah kepulauan menjadi indikator bahwa sistem logistik dan koordinasi antarinstansi mulai berjalan lebih efektif. Selain itu, dukungan pemerintah daerah juga menjadi faktor penting dalam memastikan program ini dapat berjalan optimal di lapangan.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan penguatan sistem agar program MBG tidak hanya luas jangkauannya, tetapi juga konsisten dalam kualitas. "Hal ini penting untuk memastikan bahwa setiap penerima manfaat mendapatkan asupan gizi yang sesuai standar, bukan sekadar distribusi makanan semata," jelasnya.

Dengan penyebaran yang hampir merata, kehadiran MBG diharapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Program ini juga diproyeksikan mampu memberikan dampak jangka panjang, seperti peningkatan kualitas kesehatan, penurunan angka stunting, hingga mendukung produktivitas generasi muda di masa depan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....