Kajati Sulsel Menyatakan Dukungan Iklim Investasi di Sulsel

  • 26 Mar 2026 14:18 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan DR.Didik Farkhan Alisyahdi mendukung iklim investasi di Sulawesi Selatan. Didik Farkhan Alisyahdi hadir dalam forum Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI yang diselenggarakan di Hotel Claro, Makassar, 25 Maret 2026.

Kehadiran Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel dalam PSBM XXVI menjadi sinyal kuat, sekaligus bentuk dukungan institusi kejaksaan terhadap dunia usaha. Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan bahwa penegakan hukum dan roda perekonomian harus berjalan beriringan guna menciptakan iklim investasi yang aman, kepastian hukum yang jelas, dan situasi daerah yang kondusif.

"Penegakan hukum dan roda perekonomian harus berjalan beriringan guna menciptakan iklim investasi yang aman kepastian hukum yang jelas dan situasi daerah yang kondusif," Ujar Kajati.

Pertemuan Saudagar Bugis Makassar tahun 2026, mengusung tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh". Forum PSBM XXVI tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi tahunan. Pertemuan saudagar bugis Makassar diharapkan menjadi mesin penggerak" lahirnya berbagai ide bisnis baru, peluang investasi, serta kolaborasi strategis yang berpotensi mendongkrak ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

PSBM XXVI dihadiri Menteri Agama RI, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A, Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. (Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan/KKSS), Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Selatan, beberapa Gubernur dari berbagai provinsi yang memiliki garis keturunan Sulawesi Selatan dan seluruh Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan.

Selain fokus pada pengembangan ekonomi dan investasi, PSBM 2026 juga diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Penyerahan santunan kepada masyarakat kurang mampu dan anak-anak yatim. Hal ini menegaskan pesan bahwa kekuatan para saudagar Bugis-Makassar tidak hanya terletak pada ketangguhan dalam berbisnis, tetapi juga pada tingginya rasa empati dan kepedulian terhadap sesama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....