Antisipasi Lonjakan Harga jelang Lebaran, Munafri Siapkan Mobil Pasar Murah
- 11 Mar 2026 07:34 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Salah satu upaya yang dilakukan yakni menghadirkan program mobile pasar murah di berbagai kecamatan di Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan program tersebut merupakan bentuk intervensi pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang akhir Ramadan.
“Melalui kegiatan ini kami berupaya menstabilkan harga di pasaran sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan menjelang Idulfitri,” ujarnya
Hal itu disampaikan Munafri usai memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, Dinas Perdagangan Kota Makassar, para camat se-Kota Makassar, serta Perumda Pasar Makassar Raya di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa 10 Maret 2026. Menurutnya, program pasar murah tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta menekan potensi inflasi daerah yang kerap dipicu lonjakan harga komoditas menjelang Lebaran.
“Biasanya di periode akhir Ramadan harga-harga mulai mengalami kenaikan yang cukup signifikan dan bisa berdampak pada inflasi. Karena itu kami menyiapkan solusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Munafri.
Ia menjelaskan, mulai Rabu (11/3), Pemerintah Kota Makassar akan menurunkan tim dari Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perdagangan untuk melaksanakan pasar murah di berbagai titik di Kota Makassar. Dalam pelaksanaannya, pemerintah juga menggandeng Perum Bulog untuk memastikan pasokan bahan pangan tetap tersedia dengan harga yang lebih terjangkau.
Program ini akan dilaksanakan melalui mobil inflasi yang berkeliling ke sejumlah kecamatan untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pokok murah. Sebanyak sembilan unit mobil inflasi disiapkan oleh pemerintah kota untuk mendukung kegiatan tersebut. Pada tahap awal, pasar murah dijadwalkan berlangsung di dua titik, yakni di Jalan Kapasa Raya tepatnya di halaman Masjid Nurul Amin serta di Kecamatan Mariso, Kelurahan Mattoangin, Kompleks Pesona Dahlia.
Munafri menyebutkan, dalam operasi pasar tersebut sejumlah komoditas akan dijual dengan harga lebih terjangkau, di antaranya beras SPHP sekitar Rp55.000 hingga Rp58.000 per kemasan, minyak goreng merek Minyak Kita Rp15.000 per liter, serta gula pasir Rp17.500 per kilogram. Menurutnya, setiap hari pemerintah kota akan membuka sekitar delapan hingga sembilan titik pasar murah yang tersebar di berbagai wilayah kecamatan.
“Setiap hari akan ada sekitar delapan sampai sembilan titik yang kita buka untuk merespons kondisi pasar agar rantai pasokan tetap stabil dan harga eceran di masyarakat tidak melonjak,” ujarnya.
Ia menambahkan seluruh kecamatan di Kota Makassar telah diminta bersiaga menyiapkan lokasi pelaksanaan pasar murah di wilayah masing-masing. Namun karena keterbatasan distribusi, kegiatan tersebut akan dilakukan secara bergiliran di sejumlah titik setiap harinya.
Munafri berharap program pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga laju inflasi daerah tetap terkendali menjelang perayaan Idulfitri. “Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menyambut Idulfitri sekaligus memastikan inflasi di Kota Makassar tidak mengalami kenaikan yang terlalu tinggi,” pungkasnya.