Pemkot Makassar–Kalla Land Percepat Jalan Leimena, Target Rampung Tahun Ini
- 09 Apr 2026 16:58 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Pemerintah Kota Makassar bersama Kalla Land & Property mempercepat pembangunan jalan alternatif Dr. Leimena sebagai solusi mengurai kemacetan menuju kawasan Manggala dan sekitarnya. Proyek jalan yang menghubungkan Kecamatan Manggala, Tamalanrea, dan Panakkukang ini terus menunjukkan progres, khususnya pada tahap pembebasan lahan yang telah mencapai sekitar 60 persen.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya percepatan proyek tersebut agar segera memberi dampak bagi masyarakat. “Disampaikan saja apa yang menjadi persoalannya. Pemerintah siap mendukung percepatan,” ujarnya saat rapat monitoring di Balai Kota Makassar, Kamis 9 Maret 2026.
Ia menambahkan, setelah proses penyerahan lahan selesai, pemerintah kota siap langsung melakukan pengerjaan fisik, termasuk pengaspalan jalan. “Kalau sudah diserahkan ke Pemkot, kita langsung masuk. Ini penting, karena akses di sana akan jauh lebih nyaman,” katanya.
Chief Executive Officer Kalla Land & Property, Ricky Theodores, menjelaskan proyek jalan alternatif Riverside ini dirancang sepanjang 1,3 kilometer di atas lahan sekitar 6 hektare. Ia menyebutkan, pembebasan lahan ditargetkan rampung pada Juli 2026, sehingga seluruh aspek legalitas dapat dinyatakan “clean and clear” pada Oktober 2026 sebelum diserahkan ke pemerintah kota.
“Kami targetkan Juli selesai pembebasan lahan, Oktober sudah clean and clear,” jelasnya.
Menurutnya, pembangunan jalan ini menjadi kebutuhan mendesak seiring pesatnya pertumbuhan kawasan hunian di wilayah Nipa-Nipa, dengan sedikitnya empat klaster perumahan yang tengah dikembangkan. Selain itu, proyek ini juga telah didukung dari sisi perencanaan dan legalitas, termasuk tercantum dalam dokumen Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan AMDAL kawasan.
Koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, termasuk dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang, guna memastikan kesesuaian dengan tata ruang dan pengelolaan wilayah sungai. Pemkot Makassar berharap kolaborasi dengan pihak swasta ini tidak hanya menjadi solusi jangka pendek mengurai kemacetan, tetapi juga mendukung pengembangan kawasan perkotaan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....