Hasan Pinang: Jangan Berprasangka sebelum Melakukan Tabayyun
- 24 Feb 2026 16:33 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar – Di tengah gelombang informasi, isu hoaks dengan mengatasnamakan agama seringkali memancing emosi dan memecah belah persatuan. Moderasi agama diyakini mampu menjadi benteng awal dalam menangani isu hoaks tersebut.
Di era keterbukaan informasi saat ini, Wakil Ketua FKUB Kota Makassar Hasan Pinang menghimbau agar umat beragama tidak boleh terlalu sensitif. Informasi hoaks juga dapat menimbulkan prasangka buruk kepada kelompok tertentu yang memicu perselisihan.
“Jadi tidak boleh berprasangka sebelum tabayyun. Agama lain mungkin ada istilahnya verifikasi” ujar Hasan Pinang, Wakil Ketua FKUB Kota Makassar kepada RRI (24/02/26).
Euforia keberagaman di media terkadang menimbulkan kesalahan-kesalahan. Olehnya itu diharapkan agar berbagai pihak lebih bijak dalam penggunaan media terutama pada Gen Z yang akan menjadi estafet moderasi beragama.
Hasan mengungkapkan perlunya ruang untuk ke sekolah-sekolah. Selain itu, dukungan orang tua untuk memanfaatkan media dalam untuk mempublikasikan nilai-nilai moderasi.
Komitmen toleransi dan moderasi dalam menangani isu hoaks semakin diperkuat pada momen Ramadan kali ini. Dinamisme keberagaman diantisipasi melalui sistem deteksi dini dengan komunikasi berjenjang dimulai dari RT setempat.
“Mari kita semuanya umat Islam, tidak merasa sebagai yang mayoritas. Tapi mari insyafi hikmah dan hakikat amaliah Ramadan yang kita sedang lakukan sekarang. Kalau ibadah kita diijabah oleh Allah Swt akan terpancar nilai-nilai keteduhan, berkah dan hikmah ibadah puasa yang kita lakukan” ajak Hasan
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....