Ratusan ASN Digembleng Melalui Ramadan Leadership Camp

  • 24 Feb 2026 02:40 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan bahwa Ramadan Leadership Camp 2026 bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembekalan komprehensif bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan agar mampu menjawab tantangan birokrasi modern yang kian kompleks dan dinamis.

Pembukaan Ramadan Leadership Camp yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Minggu 22 Februari 2026, menjadi penanda dimulainya proses penguatan kapasitas ASN secara terstruktur. Fokus utama Ramadan Leadership Camp kali ini mencakup penguatan wawasan kebangsaan, pemahaman program prioritas Presiden dan Pemerintah Provinsi, hingga peningkatan sinergi nyata antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menjelaskan bahwa materi yang diberikan tidak berdiri sendiri. Seluruh rangkaian Ramadan Leadership Camp disusun untuk mendukung pelaksanaan program strategis nasional Asta Cita Presiden, termasuk harmonisasi kebijakan pusat dan daerah. Selain itu, peserta juga mendapatkan pendalaman terkait pengelolaan keuangan daerah, pengawasan, pengadaan barang dan jasa, hingga strategi swasembada pangan yang menjadi isu krusial di tengah tantangan ketahanan global.

“Program ini meliputi pendalaman sinergi pusat dan daerah dalam pelaksanaan program strategis Asta Cita Bapak Presiden Prabowo-Gibran, wawasan kebangsaan, pengelolaan keuangan daerah, pengawasan, pengadaan barang dan jasa, swasembada pangan, serta pembinaan karakter dan akhlak keagamaan,” ungkap Andi Sudirman Sulaiman dalam keterangannya, Senin 23 Februari 2026.

Ia menekankan bahwa penguatan kapasitas ASN adalah fondasi utama efektivitas pemerintahan. Di tengah tuntutan transparansi publik dan percepatan pembangunan, ASN dituntut tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga responsif, adaptif, dan akuntabel. Ramadan Leadership Camp diharapkan menjadi katalis lahirnya birokrasi yang lebih gesit serta berorientasi pada hasil.

Sebanyak 938 peserta ambil bagian dalam Ramadan Leadership Camp 2026. Mereka terdiri atas 735 pejabat struktural lingkup Pemprov Sulsel, 100 kepala sekolah, 16 direksi BUMD, serta panitia pelaksana yang juga mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Komposisi peserta yang beragam ini dirancang agar transformasi pola pikir dan budaya kerja terjadi secara menyeluruh di berbagai lini pemerintahan daerah.

Tak hanya memperkuat kompetensi teknis, Ramadan Leadership Camp juga menitikberatkan pada pembinaan karakter dan akhlak ASN. Aspek integritas, loyalitas terhadap negara, serta etos pelayanan publik menjadi sorotan utama. Gubernur berharap, dari forum ini lahir aparatur yang profesional sekaligus memiliki komitmen moral kuat dalam melayani masyarakat.

Untuk memastikan kualitas materi, Ramadan Leadership Camp menghadirkan narasumber nasional dari berbagai kementerian dan lembaga. Di antaranya perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Komisi Pemberantasan Korupsi, serta Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Kehadiran para pemateri dari pusat ini menjadi simbol penguatan kolaborasi dan harmonisasi kebijakan lintas sektor.

Program Ramadan Leadership Camp 2026 dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh. Selain sesi kelas dan diskusi strategis, kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi internal agar kebijakan daerah selaras dengan arah pembangunan nasional. Dengan pendekatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil memiliki daya dorong nyata terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui Ramadan Leadership Camp, Pemprov Sulsel menargetkan lahirnya ASN yang tidak hanya unggul dalam perencanaan dan eksekusi program, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas teruji, serta loyalitas terhadap kepentingan bangsa. Di tengah era percepatan transformasi birokrasi, langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam membangun tata kelola pemerintahan yang solid, profesional, dan berdaya saing tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....