Cuaca Madiun Raya 3-5 Oktober, Cerah-Berawan, Potensi Hujan Lokal jelang Sore Hari.
- 03 Okt 2026 11:36 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk merilis, kondisi kering masih berlangsung di sejumlah wilayah Jawa Timur. Hal itu tercermin dari monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) hingga Dasarian III September 2026 yang menunjukkan masih terdapat wilayah dengan HTH kategori panjang hingga ekstrem Panjang. Meski demikian hujan lebat hingga sangat lebat masih dapat terjadi secara lokal. Pengamat Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Nganjuk, Setiyaris mengatakan, memasuki awal Oktober 2026, kondisi atmosfer Jawa Timur masih dipengaruhi oleh El Niño dengan intensitas sangat kuat dan IOD positif yang cenderung mengurangi suplai uap air serta mendukung kondisi atmosfer yang relatif kering. Pengaruh tersebut diperkuat oleh Monsun Australia yang diprakirakan semakin menguat dalam beberapa hari ke depan, sehingga aliran angin timuran dan massa udara relatif kering semakin dominan di wilayah Jawa Timur dan cenderung membatasi pembentukan awan hujan secara luas. Namun demikian, faktor regional dan lokal tetap dapat memicu pertumbuhan awan konvektif, sehingga hujan dengan intensitas sedang hingga lebat bahkan sangat lebat masih berpotensi terjadi secara sporadis. Sementara untuk wilayah Madiun Raya, cuaca didominasi cerah hingga cerah berawan dengan potensi hujan lokal di beberapa wilayah.
”Prospek cuaca wilayah Madiun Raya untuk 3 hari ke depan cerah, cerah berawan, hingga berawan dengan potensi hujan lokal di beberapa wilayah akibat efek orografis pada siang menjelang sore hari,” ungkap Setiyaris, Sabtu 3 Oktober 2026.
Setiyaris menjelaskan, Madiun Raya pada pagi hari cuaca berawan hingga cerah berawan, dengan suhu udara berkisar 22–29°C dan kelembapan 68–87%. Suhu terendah terjadi di wilayah lereng Gunung Lawu, yang dapat mencapai 16–18°C pada dini hari.
Siang hari, cuaca cerah hingga cerah berawan, dengan suhu 31–37°C dan kelembapan 35–60%. Suhu tertinggi diprakirakan di Ngawi, 35–37°C, sementara Madiun, Ponorogo, dan dataran rendah Magetan mencapai 33–35°C; lereng Gunung Lawu tetap relatif sejuk. Pacitan lebih lembap akibat pengaruh udara laut dengan suhu 31–33°C.
Malam hingga dini hari, cuaca berawan hingga cerah berawan, dengan suhu 22–26°C dan kelembapan meningkat hingga 78–95%. Suhu terendah di Lereng Lawu dapat mencapai 15–17°C saat fajar. Pacitan menjadi wilayah paling lembap, sementara kabut tipis berpotensi muncul di lembah dan perbukitan Ponorogo.
Perairan Pantai Pacitan, Cuaca pagi berkabut/udara kabur hingga berawan dengan kelembapan tinggi, kemudian cerah berawan pada siang hari dengan suhu pesisir sekitar 31–33°C. Tinggi gelombang 1,8–2,6 meter kategori sedang hingga tinggi, terutama di laut lepas. Angin dominan Timur–Tenggara dengan kecepatan 25–50 km/jam, terutama siang hingga menjelang malam. (Shabrina).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....