Generasi Green Flag Mengubah Kebiasaan Konsumsi demi Kelestarian Bumi

  • 28 Sep 2026 20:14 WIB
  •  Madiun
Poin Utama
  • Menerapkan prinsip zero food waste dapat dilakukan dengan cara sederhana yaitu mengambil porsi makanan secukupnya dan memilih makanan yang sesuai dengan apa yang akan dikonsumsi.
  • Tindakan bijak dalam memilih dan mengonsumsi makanan memiliki kaitan erat dengan upaya pelestarian alam dan pengurangan limbah makanan.

RRI.CO.ID, Madiun - Menjadi generasi yang mencintai bumi atau kerap disebut sebagai Green Flag Generation ternyata bukan sekadar slogan, melainkan tentang komitmen nyata dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Salah satu pilar penting dalam menjaga lingkungan adalah bagaimana kita mengelola konsumsi makanan secara bijak. Dr. W. Linda Yuhanna, M.Si. Saat menajdi narasumber acara Green Radio Programa 1 RRI Madiun, Sabtu 26 September 2026, mengungkapkan bahwa tindakan sederhana dalam memilih dan mengonsumsi makanan memiliki kaitan yang sangat erat dengan upaya pelestarian alam.

Salah satu aksi nyata yang dapat dilakukan adalah menerapkan prinsip zero food waste atau mengelola makanan tanpa menyisakan sampah yang tidak perlu. Narasumber menjelaskan bahwa cara paling mendasar adalah dengan mengambil porsi yang secukupnya. "Jadi caranya tadi salah satunya ambil makanan secukupnya. Kemudian juga kita memilih makanan yang hanya sesuai apa yang akan kita makan saja sehingga tidak bersisa dan lain sebagainya," ungkap Linda.

Perilaku membuang makanan yang tidak habis tentu akan berdampak buruk bagi lingkungan. Ketika sisa makanan berakhir di tempat pembuangan sampah, hal ini justru memicu masalah baru berupa tumpukan sampah organik. Dr. Linda menjelaskan bahwa pembusukan sisa makanan tersebut dapat menghasilkan gas metana yang berbahaya, serta menimbulkan aroma tidak sedap dan limbah cair yang mencemari lingkungan.

Selain kuantitas makanan, pemilihan kemasan juga memegang peranan krusial bagi generasi green flag. Penggunaan kemasan makanan yang ramah lingkungan atau zero waste sangat dianjurkan untuk menekan volume sampah yang dihasilkan manusia setiap harinya. Linda menambahkan bahwa sebagai konsumen, kita perlu bijak dalam memilih produk agar tidak menambah beban sampah yang sulit terurai di masa depan

Bagi mereka yang gemar memasak di rumah, sisa bahan organik seperti kulit sayuran atau buah tidak harus langsung dibuang. Linda memberikan saran agar sisa-sisa tersebut diolah kembali menjadi kompos atau pupuk organik cair yang bermanfaat bagi tanaman di sekitar rumah. Dengan demikian, setiap jejak yang kita tinggalkan menjadi lebih ramah bagi ekosistem alam.

Pada akhirnya, menjadi generasi yang mencintai bumi adalah tentang konsistensi dalam mengambil langkah kecil secara terus-menerus. Linda menegaskan bahwa bumi tidak membutuhkan satu orang yang sempurna, melainkan jutaan orang yang mau berkomitmen menjaga lingkungan. Apa yang kita lakukan hari ini, termasuk pilihan dalam mengonsumsi makanan, adalah bentuk investasi nyata bagi kelangsungan masa depan bumi kita bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....