Volume Air Waduk Dawuhan Madiun Menyusut
- 09 Sep 2026 13:25 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun - Volume air di Waduk Dawuhan, Desa Plumpungrejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun terus menyusut. Debit air waduk dengan total kapasitas 3,9 juta meter kubik tersebut kini hanya tersisa sekitar 520 ribu meter kubik atau sekitar 15 persen.
Petugas Operasi Waduk Dawuhan, Agung Wirasat menyampaikan laju penyusutan air terjadi cukup cepat akibat tingginya suhu udara yang mempercepat penguapan, serta tidak adanya pasokan air masuk dari sungai menuju waduk.
Menyusutnya volume air membuat pengelola waduk membatasi pasokan irigasi. Saat ini, air yang dialirkan dari Waduk Dawuhan tersisa sekitar 0,1 meter kubik per detik.
Akibat keterbatasan debit air tersebut, cakupan irigasi Waduk Dawuhan berkurang. Agung menyebut saat ini waduk hanya mampu melayani pengairan sekitar 600 hektare sawah di lima desa. Padahal dalam kondisi normal, Waduk Dawuhan mampu menyokong irigasi hingga 1.200 hektare lahan pertanian di 10 desa.
Agung menyebut air waduk masih dialirkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi persawahan pada awal Masa Tanam (MT) 3 tanaman padi. Ia memperkirakan aliran air untuk irigasi masih dapat bertahan sekitar 10 hari ke depan sebelum pintu air ditutup.
"Untuk pengeluaran masih untuk MT 3, masa awal tanam. Prediksi kami di 10 harian ke depan masih akan mengaliri sawah untuk di awal masa tanam saja, untuk tanaman padi," ujar Agung, Selasa 8 Septembe 2026.
Agung menjelaskan air di dalam waduk tidak akan dikuras sampai habis. Langkah ini diambil untuk mencegah kerusakan pada struktur fisik bendungan akibat kondisi yang terlalu kering. Pengelola akan menyisakan air sekitar 300 ribu meter kubik demi menjaga pemeliharaan tubuh bendungan.
"Agar suhu di tubuh bendungan tetap aman, kita sisakan volumenya sekitar 300 ribu meter kubik untuk pemeliharaan. Jika kondisi benar-benar kering tanpa air, tubuh bendungan rawan retak dan rusak," tambahnya.
Sementara itu, menyusutnya air Waduk Dawuhan justru dimanfaatkan warga sekitar untuk mencari penghasilan tambahan. Sebagian warga terlihat mencari ikan di sisa genangan air, sedangkan warga lainnya memanfaatkan tanah waduk yang mengering untuk menanam padi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....