Daging Ayam Ras Picu Inflasi Kota Madiun 0,46 Persen pada Agustus 2026
- 02 Sep 2026 12:39 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Kota Madiun - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun mencatat inflasi bulanan (month-to-month) Kota Madiun pada Agustus 2026 mencapai 0,46 persen. Laju inflasi ini terutama dipicu oleh kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 1,15 persen dengan andil 0,33 persen.
Kepala BPS Kota Madiun, Abdul Azis, menjelaskan terdapat 10 komoditas utama pemicu inflasi pada Agustus 2026. Komoditas daging ayam ras sebagai penyumbang terbesar.
"Komoditas utama yang memberikan andil pemicu inflasi pada bulan Agustus 2026 antara lain, kenaikan harga pada komoditas daging ayam ras yang mengalami inflasi sebesar 18,02 persen dan memberikan andil sebesar 0,22 persen," terang Azis dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS Kota Madiun, Selasa 1 September 2026.
Selain daging ayam ras, inflasi juga didorong oleh komoditas beras, cabai rawit, pisang, air kemasan, semangka, daging sapi, kacang panjang, tarif kereta api, dan wafer.
Sementara, bawang merah menjadi komoditas penekan laju inflasi terbesar atau penyumbang deflasi utama. Komoditas tersebut mengalami deflasi sebesar 19,41 persen selama Agustus 2026.
Hal ini dipicu karena beberapa sentra produksi di Indonesia memasuki masa panen raya, sehingga stok dalam kondisi aman dan dapat menekan harga di level konsumen.
Beberapa komoditas penekan inflasi lainnya meliputi tomat, telur ayam ras, bawang putih, minyak goreng, bensin, kelapa, brokoli, kol putih, dan pasir.
Azis menambahkan pergerakan harga pada Agustus 2026 ini berbeda dibandingkan periode yang sama dua tahun sebelumnya. Pada Agustus 2024 dan Agustus 2025, Kota Madiun berturut-turut mencatatkan deflasi sebesar 0,07 persen.
Di sisi lain, secara tahunan (year-on-year), inflasi Kota Madiun pada Agustus 2026 berada di angka 3,41 persen. Capaian tersebut menjadi tingkat inflasi tahunan tertinggi untuk bulan Agustus dalam tiga tahun terakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....