Pasar Murah di Teguhan Sediakan Kebutuhan Pokok dengan Harga Lebih Terjangkau
- 23 Agt 2026 11:36 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Pasar murah yang menjadi bagian dari Bahana Bersahaja di Desa Teguhan, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun pada 19-20 Agustus 2026 lalu, menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Pada gelaran tersebut, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop-UM) Kabupaten Madiun menyediakan lima komoditas kebutuhan pokok, yakni beras premium, minyak kemasan, gula kemasan, telur, dan bawang putih.
Harga yang ditawarkan lebih rendah dibanding harga pasar eceran setelah mendapat subsidi sebesar Rp3.000 hingga Rp4.000 sesuai jenis komoditas.
Rincian harga komoditas meliputi:
- Beras premium dari harga Rp14.900/kg menjadi Rp11.900/kg
- Minyak kemasan dari harga Rp21.000/liter menjadi Rp17.000/liter
- Gula kemasan dari harga Rp17.500/kg menjadi Rp14.500/kg
- Telur dari harga sekitar Rp22.000/kg menjadi sekitar Rp18.000/kg
- Bawang putih dari harga sekitar Rp27.000/kg menjadi sekitar Rp23.000/kg
Selisih harga tersebut dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. Salah satu warga RT 32 Desa Teguhan, Rusmiati (38), mengaku harga kebutuhan pokok di pasar murah yang lebih terjangkau membantu memenuhi kebutuhan dapur rumah tangganya. Ia pun berharap pasar murah semakin sering digelar.
“Kalau harganya tetap lebih murah di sini. Kalau di eceran kan harganya selisihnya lumayan agak banyak. Alhamdulillah senang kalau ada bazar seperti ini karena membantu kita mengurangi beban biaya,” ujar Rusmiati.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop-UM Kabupaten Madiun, Budi Santoso, menjelaskan pasar murah tidak hanya digelar sebagai bagian dari program Bahana Bersahaja Kabupaten Madiun, tetapi juga untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau sekaligus untuk menjaga stabilitas harga.
"Tentu kami dari Dinas Perdagangan Koperasi dan UM mempunyai tugas untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, di mana pada saat ini kebutuhan masyarakat kan semua meningkat. Di samping itu dengan adanya kenaikan inflasi kami tentu dari dinas juga mengadakan pasar murah supaya harga-harga itu tidak melambung minimal bisa ditekan," jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, jelas Budi, setiap KTP dapat membeli beras 5 kilogram, minyak 2 liter, gula 2 kilogram, telur 1 kilogram, dan bawang putih 0,5 kilogram.
Selama dua hari pelaksanaan di Desa Teguhan, Disdagkop-UM Kabupaten Madiun menyiapkan 2,5 ton beras, 1.600 liter minyak, 1.600 kilogram gula, 600 kilogram telur, dan 280 kilogram bawang putih.
Secara keseluruhan, layanan pasar murah di lokasi tersebut telah menjangkau lebih dari 430 KTP. Budi berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau.
"Kami mengharapkan masyarakat bisa mencukupi kebutuhannya dan bisa mendapatkan harga yang murah," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....