Sembako Murah Hingga Cek Kesehatan Gratis Semarakkan Haul KH Ali Rahmat Ngujur

  • 18 Sep 2026 06:12 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Madiun - Pondok Pesantren (Ponpes) Tarbiyatul Mutathowi’in atau Pondok Ngujur di Desa Rejosari, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur menggelar bakti sosial dan pasar murah dalam rangkaian Haul ke-26 KH Ali Rahmat, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman pesantren itu melibatkan sejumlah instansi dan organisasi, di antaranya Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, I-SEE Paramitra, MyOptic, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Madiun, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Madiun.

Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata, pemeriksaan gigi, dan donor darah. Panitia juga menyediakan 500 paket sembako bersubsidi melalui kerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (DisperindagKopUKM) Kabupaten Madiun.

Sekretaris Panitia Haul ke-26 KH Ali Rahmat, Hayyik Ali Muntaha Mansur, mengatakan baksos dan pasar murah menjadi bagian dari rangkaian haul pendiri Ponpes Tarbiyatul Mutathowi’in.

“Bakti sosial dan pasar murah ini menjadi salah satu agenda penting dari seluruh rangkaian Haul ke-26 KH Ali Rahmat. Kami ingin momentum haul pendiri pondok tidak hanya diisi dengan peringatan keagamaan, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata dan merangkul masyarakat luas,” ujarnya di sela kegiatan, Kamis.

Data panitia mencatat, pemeriksaan kesehatan umum yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun diikuti 84 warga. Pemeriksaan meliputi gula darah, kolesterol, tekanan darah, serta konsultasi kesehatan.

Layanan pemeriksaan mata dari I-SEE Paramitra dan MyOptic menjadi salah satu yang paling banyak diminati. Lebih dari 100 warga mengikuti pemeriksaan tersebut. Puluhan pelajar yang mengalami gangguan penglihatan mendapat kacamata gratis.

“Sementara itu, pemeriksaan gigi oleh Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Madiun diikuti 60 warga. Peserta juga menerima paket sikat dan pasta gigi,” lanjut Hayyik.

Adapun Pasar murah yang menyediakan 500 paket sembako juga mendapat respons warga. Minyak goreng dan telur habis terjual dalam waktu singkat. Adapun beras, gula, bawang putih, dan bawang merah masih tersedia saat kegiatan berlangsung.

Selain kegiatan sosial, Ponpes Tarbiyatul Mutathowi’in menggelar sejumlah agenda keagamaan dan alumni dalam rangkaian haul.

“Selain baksos kegiatan haul meliputi Khotmil Qur’an, ziarah makam, tahlil dan doa bersama masyarakat sekitar, serta sarasehan alumni,” pungkasnya.

Puncak haul menghadirkan pengajian umum dengan pembicara KH Mahyan Ahmad dari Jawa Tengah pada Jumat malam (18/9/2026) di Pon pes Tarbiyatul Mutathowi’in

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....