Komisi D DPRD Ponorogo Dukung Penutupan SDN Setono

  • 21 Agt 2026 17:47 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Komisi D DPRD Ponorogo mendukung langkah penutupan SDN Setono, di Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, lantaran minim siswa. Bahkan persoalan tidak dapat murid baru saat tahun ajaran baru nyaris terjadi setiap tahun.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Ribut Riyanto menilai, ketika sekolah itu dipertahankan ke depan proses kegiatan belajar mengajar tidak dapat berjalan efektif. Jam mengajar guru pun juga tidak bisa maksimal.

"Kasihan siswanya kalau tetap disitu, guru-guru juga bisa dipindah tugaskan ke tempat yang lain. Untuk operasionalnya ketika muridnya sedikit kan ya harus dipikirkan, ya sudah mending di tutup, terus anak-anak dipindahkan ke tempat yang lebih representatif dalam proses belajarnya," ujarnya, Jum'at (21/8/2026).

Politisi PKS itu menyatakan, sebelum SDN Setono itu ditutup, Dinas Pendidikan (Dindik) telah berdiskusi dengan DPRD. Penutupan itu tidak serta merta dilakukan melainkan dengan berbagai pertimbangan.

"Penutupan ini kan bukan pertama kali, periode dulu kita juga pernah melakukan regrouping. Sekali lagi, itu dilakukan agar KBMnya lebih maksimal, anak-anak juga berinteraksi dengan teman yang lebih banyak," jelasnya.

Ribut menegaskan, penutupan SDN Setono itu bertujuan untuk kepentingan bersama. Regrouping dan penutupan sekolah itu, kata Ribut merupakan langkah terakhir yang dapat ditempuh pemerintah daerah agar proses KBM dapat berjalan lebih baik.

"Insya allah ini solusi terbaik, karena kita juga sering membahas soal ini," tegasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....