52 PNS Pemkot Madiun Dilantik, 24 Jabatan Masih Kosong

  • 15 Agt 2026 18:30 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Kota Madiun - Gerbong rotasi jabatan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Madiun kembali bergulir. Sebanyak 52 pegawai negeri sipil (PNS) dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Gedung Government Chief Information Officer (GCIO) Kota Madiun, Jumat, 14 Agustus 2026.

Puluhan ASN tersebut terdiri atas 28 pejabat administrator, 22 pejabat pengawas, dan dua pejabat fungsional.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun mengatakan, pelantikan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi para ASN untuk menjalankan tugas baru, termasuk bagi mereka yang berpindah dinas maupun bidang.

Dia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan pola kerja Pemkot Madiun yang kini telah mengalami perubahan. “Sekarang pola kita bekerja di Pemerintah Kota sudah saya ubah. Semuanya berjalan sesuai rules. Ini harus dijalankan dengan baik,” ujar Bagus.

Menurut dia, para pejabat baru juga perlu segera melakukan pembenahan di lingkungan kerja masing-masing. Terlebih, Pemkot Madiun tengah menghadapi sejumlah agenda yang harus diselesaikan, termasuk perubahan anggaran.

“Harapannya, beberapa hal yang mungkin nanti harus diperbaiki bisa segera ditindaklanjuti. Kita juga sedang mengejar perubahan anggaran, ini harus bisa diselesaikan,” ucap dia.

Bagus juga meminta para PNS yang baru dilantik menyesuaikan diri dengan dua agenda pemerintahan yang saat ini tengah berjalan. Penyesuaian tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin menyebut, pelantikan kali ini baru mengisi sebagian kebutuhan jabatan di lingkungan Pemkot Madiun. “Yang dilantik saat ini ada 52. (Kalau saat ini jabatan setara yang masih kosong) lebih kurang ada 24-an,” kata Haris.

Dia menjelaskan, pengisian jabatan yang masih kosong saat ini masih dalam proses. Pemkot Madiun juga tengah memetakan kebutuhan pejabat hingga akhir tahun, termasuk posisi yang akan ditinggalkan ASN karena memasuki masa pensiun.

“Kita masih berproses untuk mengisi. Nanti yang akan kita ajukan mungkin termasuk yang sampai pensiun di bulan Desember, sampai akhir tahun. Masih berproses,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....