Cegah Karhutla di Gunung Lawu, Berikut Kesiapan Otoritas di Magetan
- 23 Jul 2026 21:36 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Magetan - Pemerintah Kabupaten Magetan bersama Polres Magetan, TNI, Perhutani, BPBD, dan sejumlah instansi terkait mulai menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan pada musim kemarau 2026. Sejumlah strategi disiapkan, mulai dari pembentukan satgas terpadu, patroli kawasan hutan, pembangunan sekat bakar, hingga kesiapan armada udara.
Kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Kekeringan dan Karhutla di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Selasa (21/7/2026).
Bupati Magetan Nanik Sumantri mengatakan wilayah Magetan memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi karena terdapat kawasan hutan lindung, hutan produksi, lahan pertanian, serta kawasan wisata di lereng Gunung Lawu.
"Memasuki puncak musim kemarau, kita harus meningkatkan kewaspadaan. Penanganan bencana tidak hanya saat kebakaran terjadi, tetapi bagaimana upaya pencegahannya dilakukan sejak awal," kata Nanik.
Menurutnya, setiap organisasi perangkat daerah harus memastikan kesiapan sesuai tugas masing-masing, mulai dari pemetaan daerah rawan, distribusi air bersih, hingga edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
"Saya mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dengan alasan apa pun. Selain melanggar hukum, tindakan itu berisiko menimbulkan kebakaran yang merugikan lingkungan, kesehatan, maupun perekonomian," ujarnya.
Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa mengatakan Polri bersama TNI siap mendukung langkah pemerintah daerah dalam pencegahan maupun penanganan karhutla.
"Kesiapsiagaan harus dibangun sejak dini. Sinergi seluruh unsur penting agar setiap potensi kebakaran bisa dicegah sebelum meluas," katanya.
Kapolres juga mengusulkan pembentukan tim terpadu dengan pembagian tugas yang jelas agar penanganan karhutla lebih efektif. Selain itu, kepolisian akan terus melakukan sosialisasi mengenai sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan maupun lahan.
"Kami juga mengusulkan pelibatan Batalyon TP 529/SBA dalam Satgas Pencegahan dan Penanganan Kebakaran untuk memperkuat personel di lapangan," tambahnya.
Sementara itu, Wakil Administratur KPH Lawu Ds Hermamwan mengatakan pihaknya mulai melakukan langkah mitigasi di kawasan Gunung Lawu. Salah satunya dengan membangun sekat bakar di jalur pendakian Cemoro Sewu. Sebanyak 125 personel diterjunkan untuk membuat sekat bakar dibuat di kawasan yang dinilai paling rawan terbakar agar mampu menahan laju api jika terjadi kebakaran hutan, sehingga tidak merambat ke kawasan hutan lindung maupun sumber mata air.
"Kami tidak ingin kejadian tahun 2023 terulang. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi. Sekat bakar dibuat untuk membatasi rambatan api agar tidak mengarah ke kawasan permukiman apabila terjadi kebakaran," kata dia
Selain membangun sekat bakar, Perhutani meningkatkan patroli rutin di kawasan hutan. Petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan pendaki agar tidak menyalakan api maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Magetan sekaligus Ex-Officio Kepala BPBD, Welly Kristanto, menyampaikan BPBD telah memetakan wilayah rawan kekeringan dan karhutla, menyiapkan personel beserta peralatan, memetakan sumber distribusi air bersih, serta memperkuat sistem pemantauan cuaca dan pelaporan titik api.
Sebagai dukungan operasi di lapangan, Lanud Iswahjudi juga menyiapkan dua unit helikopter yang dapat dikerahkan apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Magetan.
Satgas Pencegahan dan Penanganan Karhutla nantinya akan melibatkan unsur Pemkab Magetan, Polres Magetan, Kodim 0804/Magetan, BPBD, Perhutani, Lanud Iswahjudi, Batalyon TP 529/SBA, relawan kebencanaan, hingga masyarakat sekitar kawasan hutan.
Melalui koordinasi tersebut, seluruh instansi berkomitmen mengedepankan upaya pencegahan agar kebakaran hutan, khususnya di kawasan Gunung Lawu, dapat diminimalkan selama musim kemarau tahun ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....