Tim Gabungan Cari Korban Hilang di Kawasan Sungai Wilangan Ponorogo

  • 19 Jul 2026 13:56 WIB
  •  Madiun

RRI.CO.ID, Ponorogo - Tim gabungan dari BPBD Ponorogo, Basarnas, TNI-Polri, dan unsur relawan melakukan pencarian terhadap seorang pria berusia 34 tahun asal Desa Ngasinan, Kecamatan Jetis yang diduga hilang di kawasan Sungai Wilangan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo sejak Sabtu malam (18/7/2026).

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan pihaknya menerima laporan dari Polsek Sambit sekitar pukul 00.30 WIB terkait dugaan seorang pria menghilang di area sungai. Dugaan tersebut muncul setelah ditemukan sandal di tepi sungai, peralatan memancing, serta sepeda motor yang diakui keluarga sebagai milik korban.

"Sejauh ini laporan yang kami terima belum ada saksi mata yang melihat secara langsung bahwa korban hilang di titik ini. Jadi pencarian dilakukan berdasarkan laporan dan temuan barang-barang milik korban di lokasi," kata Masun, Minggu (19/7/2026).

Ia menjelaskan, tim gabungan melakukan pencarian dengan radius terbatas di sekitar lokasi dugaan korban menghilang. Basarnas juga telah beberapa kali melakukan penyelaman untuk memastikan keberadaan korban.

Menurut Masun, pencarian di bawah permukaan air terkendala kondisi sungai yang keruh sehingga jarak pandang di dalam air hanya sekitar 30 centimeter.

"Visibilitas air sangat rendah, hanya sekitar 30 centimeter sehingga penyelam tidak bisa mengandalkan penglihatan dan harus menggunakan rabaan. Kedalaman sungai maksimal sekitar tiga meter," ujarnya.

Selain penyelaman, tim juga sempat menyisir aliran sungai ke arah hilir. Namun, berdasarkan kondisi arus yang tidak terlalu deras, kemungkinan korban terbawa hingga ke hilir dinilai kecil. Meski demikian, Masun menegaskan lokasi tersebut masih sebatas titik dugaan hilangnya korban dan belum dapat dipastikan sebagai lokasi kejadian.

Sementara itu, Kapolsek Sambit AKP Moh. Isa Latif mengatakan laporan awal diterima dari masyarakat sekitar pukul 22.30 WIB saat anggota sedang melaksanakan patroli. Berdasarkan informasi yang diterima, korban diduga pergi memancing seorang diri di kawasan Sungai Wilangan.

"Setelah menerima laporan, kami berkoordinasi dengan Forkopimcam, BPBD, dan unsur terkait untuk melakukan pencarian sejak tadi malam. Hingga saat ini korban masih belum ditemukan," kata Latif.

Ia menjelaskan, hasil pelacakan telepon seluler menunjukkan posisi terakhir korban berada di sekitar lokasi pencarian. Menurut AKP Latif, berdasarkan keterangan keluarga, korban mulai dicari sekitar pukul 22.00 WIB karena belum juga pulang ke rumah. Padahal, korban biasanya sudah berada di rumah setelah waktu Magrib.

"Keterangan warga setempat menyebut korban memang sering datang ke lokasi tersebut seorang diri untuk memancing," ujarnya.

Tim gabungan dijadwalkan melakukan evaluasi operasi pencarian setelah 1x24 jam. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk menentukan apakah pencarian akan dilanjutkan pada hari berikutnya atau tidak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....