Bupati Madiun: Ziarah Makam Jadi Pengingat Pemimpin Harus Melayani Masyarakat
- 02 Jul 2026 14:46 WIB
- Madiun
RRI.CO.ID, Madiun – Ziarah makam menjelang peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun menjadi pengingat untuk menghormati jasa para pendahulu sekaligus menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, usai melakukan ziarah bersama Wakil Bupati, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Madiun, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Madiun, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para Camat se-Kabupaten Madiun, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan rutin tersebut dilakukan di empat lokasi, yakni Makam Kuncen Kota Madiun, Kuncen Caruban, Taman Kota Madiun, dan Giripurno Magetan. Keempat lokasi tersebut merupakan peristirahatan terakhir para Bupati Madiun terdahulu.
Hari menyampaikan ziarah merupakan wujud penghormatan kepada para pendahulu yang telah membangun Kabupaten Madiun. Menurutnya, daerah tidak lahir begitu saja, melainkan dibangun melalui perjuangan para pemimpin terdahulu.
"Ini bentuk hormat kita, karena kita diberi amanah memimpin Kabupaten Madiun. Dulu mereka yang mengawali. Kabupaten Madiun tidak tiba-tiba ada, tetapi ada karena jasa para leluhur," ujarnya.
Ia menilai penghormatan kepada para pendahulu juga menjadi pengingat agar tidak bersikap sombong. Amanah yang dijalankan saat ini merupakan kelanjutan dari pengabdian para pemimpin sebelumnya.
Hari menegaskan keteladanan para bupati terdahulu tetap relevan diterapkan hingga kini, terutama semangat melayani masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin harus hadir sebagai pelayan masyarakat, bukan sebaliknya.
"Kalau dulu disebut punggawa masyarakat, itu karena mereka harus melayani masyarakat, bukan mereka dilayani masyarakat," katanya.
Ia menambahkan setiap pemimpin memiliki teladan yang patut diteruskan. Meski tata kelola pemerintahan terus menyesuaikan perkembangan zaman, termasuk melalui digitalisasi, nilai-nilai kepemimpinan yang baik harus tetap dipertahankan.
Menurut Hari, semangat melayani masyarakat diwujudkan dengan menyelesaikan persoalan yang masih dihadapi daerah. Salah satunya ialah menurunkan angka kemiskinan.
Hari juga mengajak masyarakat untuk terus menghormati jasa para pendahulu sebagai bagian dari sejarah panjang berdirinya Kabupaten Madiun.
"Kita ada karena ada para leluhur. Karena itu, hormatilah mereka," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....